30 April 2020, 18:05 WIB

Diizinkan Kemenperin, Kantor di Jakut Paling Banyak Langgar PSBB


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat perusahaan di Jakarta Utara yang mendapatkan izin Kementrian Perindustrian paling banyak melanggar protokol kesehatan terkait covid-19.

Dari hasil inspeksi ke 776 perusahaan ditemukan 153 perusahaan yang beroperasi lalai terhadap aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Padahal 153 perusahaan itu merupakan perusahaan yang dilarang beroperasi selama PSBB, tapi mendapatkan izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI) dari Kementrian Perindustrian

"Di Jakarta Utara ada 67 perusahaan dengan 15.635 pegawai ditemukan lalai protokol kesehatan covid-19," ungkap Kepala Disnaker Andri Yansyah dalam laporannya, Jakarta, Kamis (30/4).

Baca juga: Peringati May Day, Serikat Buruh Akan Sumbangkan APD

Di Jakarta Selatan ada 6 perusahaan yang memiliki total 580 pegawai terbukti abai terhadap protokol kesehatan covid-19. Di Jakarta Barat ada 20 perusahaan yang melanggar dengan 1.746 pegawai.

Di Jakarta Timur ada 60 perusahaan dengan 9.990 pegawai juga ditemukan abai oleh Disnaker DKI. Namun, tidak ditemukan perusahaan di Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu yang melanggar.

Laporan lainnya ialah 497 perusahaan dengan 58.536 atau tempat kerja yang diperbolehkan beroperasi sesuai aturan PSBB, masih belum melaksanakan seluruh protokol kesehatan.

Pihak Disnaker memberikan peringatan pada perusahaan. Jumlah ini akan terus berubah seiring laporan Disnaker DKI selama PSBB hingga 22 Mei mendatang. (OL-14)

BERITA TERKAIT