30 April 2020, 16:33 WIB

PSI Sebut Ratusan Tunawisma Masih Menggelandang di Jakarta


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

JURU Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo menuturkan ratusan tunawisma masih tinggal di jalan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Menurutnya, banyak dari mereka tak mampu lagi membayar kos atau kontrakan yang pada akhirnya terpaksa menggelandang.

"Ratusan tunawisma yang menggelandang itu sebagian adalah korban PHK karena pandemi korona atau orang-orang yang pendapatannya berkurang drastis seperti supir-supir angkutan umum,” ungkap Sigit dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (30/4).

Baca juga: 871 Tenaga Medis Menginap di Hotel yang Disediakan DKI

Sigit meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk lebih memperhatikan nasib tunawisma yang lebih komprehensif. Penempatan mereka di GOR juga, sebutnya, harus tetap menerapkan protokol keselamatan untuk mencegah penularan virus korona.

“Kami bahkan menemukan dua ibu hamil menggelandang di jalanan. Satu di antaranya, ada di bawah fly over Kampung Melayu, mengidap kista,” tutur Sigit.

Terpisah, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat hingga kini menampung sembilan orang tunawisma yang kehilangan mata pencarian akibat dampak wabah virus Covid-19.

Para tunawisma korban PHK atau yang hilang mata pencariannya akibat pandemi Covid-19 mengetahui info penampungan dari media. (OL-6)

BERITA TERKAIT