30 April 2020, 15:22 WIB

Jenazah dengan SOP Covid-19 di TPU Pondok Ranggon terus Menurun


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

JUMLAH Jenazah korban covid-19 yang dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon mulai berkurang

"Hari ini hanya 9 jenazah kami makamkan," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon, Marton Sinaga, Kami (30/4).

Sembilan jenazah tersebut terdiri 4 perempuan dan 5 laki-laki. Kesembilan korban dimakamkan di dua blok khusus yakni blok Islam dan Kristen.

Marton menjelaskan, jenazah yang dimakamkan jumlahnya di bawah 10. Jumlah itu jauh lebih sedikit jika dibandingkan hari- hari lalu atau saat meabahnya pendemi covid-19 pada 11 Maret 2020.

Dijelaskan Marton dari 11 Maret 2020 sampai pekan lalu, jenazah yang dijemput petugas Ambulance Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dari rumah sakit rujukan Pemvrov DKI jakarta, yang dimakamkan di blok khusus TPU Pondok Ranggon, jumlahnya mencapai 600-an jenazah. Banyaknya korban covid-19 yang dimakamkan di blok khusus membuat tiga blok terisi hampir penuh.

"Tiga blok yang kita persiapkan untuk jenazah Covid hampir penuh. Untuk satu blok 250 jenazah atau 500 jenazah untuk dua blok. Satu blok lagi atau blok yang ketiga sampai saat ini sudah terisi 100-an jenazah. Belum lagi ditambah jenazah tunawan (Mr X)," kata Marton.

Baca juga: Alat Terbatas, Tidak Semua Tunawisma Bisa Dites Covid-19

Dirinya sangat berharap situasi sulit ini segera berakhir.

"Semoga ke depan korban pandemi covid- 19 terus turun. Kalau boleh, jangan lagi ada pasien covid-19 dikubur, " ujarnya.

Dia mengaku prihatin dengan kondisi lahan yang terus berkurang di TPU tersebut. 

"Selain itu kita prihatin terhadap juru gali kubur harus menggali 30 liang dengan kedalaman 2 meter tiap hari.

Pihaknya pun prihatin dengan tidak bolehnya anggota keluarga dan kerabat mendekati korban yang diturunkan ke liang kubur sesuai protokol kesehatan. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT