30 April 2020, 15:00 WIB

Alat Terbatas, Tidak Semua Tunawisma Bisa Dites Covid-19


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Tidak semua tunawisma yang ditampung di Gelanggang Olah Raga (GOR) atau tempat penampungan lainnya bisa menjalani rapid test covid-19.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin-angin mengatakan alat rapid test terbatas. Jadi, pihaknya hanya akan melaksanakan rapid test bagi warga yang memiliki gejala penyakit covid-19 atau mereka yang akan dirujuk untuk tinggal di panti sosial.

"Sejauh ini baru dua orang yang menjalani rapid test. Karena informasi dari teman-teman di Sudin Kesehatan Jakarta Pusat alatnya terbatas," kata Ngapuli, Kamis (30/4).

Baca juga: 68 Tunawisma Ditampung di GOR Tanah Abang

Untuk tetap menjamin kesehatan para tunawisma yang ditampung di GOR Tanah Abang, Ngapuli mengatakan petugas medis sudah mendirikan posko kesehatan di lokasi dan secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Mereka diperiksa kesehatannya seperti tensi, cek suhu tubuh, dan lain-lain. Kalau memang ada yang mempunyai gejala seperti demam di atas 38 derajat Celcius, nantinya akan langsung dirujuk ke RSUD," tukasnya.

Sementara itu, protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 juga terus dilakukan di GOR, yakni penyediaan hand sanitizer, keran cuci tangan, pemberian jarak 1 meter untuk tempat tidur, dan penggunaan masker bagi petugas juga para tunawisma.

Hingga saat ini sudah ada 71 orang tunawisma yang ditampung di GOR Tanah Abang. Data ini senantiasa berubah karena tunawisma diperbolehkan pulang apabila ada keluarga atau kerabat yang menjemput dan bersedia menjamin tempat tinggal dan kebutuhan dasar para tunawisma tersebut.

Menurut Ngapuli, penjaringan tunawisma juga masih terus digalakkan selama Bulan Ramadan ini. "Untuk menjaring tunawisma musiman dan tunawisma yang kehilangan pekerjaan akibat covid-19," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT