30 April 2020, 15:30 WIB

Universal Studios Diboikot Jaringan Bioskop Terbesar AS


Abdillah Marzuqi | Weekend

JARINGAN biokop terbesar di Amerika Serikat, AMC, mengumumkan pemboikotan pada film besutan Universal Studios. Hal itu dilakukan untuk merespon kebijakan Universal Studios yang dinilai merusak model bisnis yang selama ini berlaku.

Hal terungkap dari surat CEO AMC Adam Aron kepada Pimpinan Universal Studios Donna Langley. "Kami ingin benar-benar jelas, AMC percaya bahwa dengan merencanakan rilis film ke rumah dan teater secara bersamaan, Universal mematahkan model bisnis dan transaksi antara dua perusahaan," tulis Aron seperti dikutip The Guardian.

Sebelumnya, Universal Studios merilis dan mendistribusikan film Trolls World Tour melalui platform streaming akibat pandemi covid-19 yang memaksa penghentian operasi banyak bioskop. Ternyata rilis streaming menghasilkan pemasukan yang lumayan banyak.

Hal itu membuat Universal Studios berencana menggabungkan kedua platform tersebut untuk rilis film berikutnya, usai wabah virus korona. Artinya, rilis film akan dilakukan melalui dua platform, streaming dan bioskop, secara bersamaan.

CEO Universal Studios, Jeff Shell, meungkapkan rencana tersebut setelah melihat keberhasilan rilis Trolls World Tour melalui platform streaming.

AMC menyatakan tidak akan memutar film Universal Studios di jaringan bioskop yang tersebar di Amerika Serikat, Eropa, dan Timur tengah.
“Niatan dan tindakan Universal membuat kami tidak punya pilihan. Oleh karena itu, AMC tidak akan lagi memutar film Universal di bioskop mana pun di Amerika Serikat, Eropa, atau Timur Tengah," tambah Aron dalam surat.

Universal melaporkan bahwa Trolls World Tour menghasilkan hampir U$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun) sejak dirilis di AS pada 10 April. Sementara Trolls (2016) menghasilkan lebih dari U$120 juta (sekitar Rp1,7 triliun) dalam rentang waktu yang sama. Kesempatan bisa mendapatkan kedua pendapatan itu sekaligus tentu sangat menggiurkan bagi Universal. (M-1)

BERITA TERKAIT