30 April 2020, 14:20 WIB

Dilanda Pandemi, Himbara Pastikan Likuiditas Terjaga


Despian Nurhidayat | Ekonomi

HIMPUNAN Bank Milik Negara (Himbara) memastikan kinerja keuangan BNI, BTN, BRI dan Bank Mandiri masih tumbuh positif di tengah pandemi covid-19. Baik dari segi likuiditas maupun pertumbuhan kredit sampai Maret.

Hal itu diutarakan Ketua Himbara, Sunarso, dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI. Sunarso mengatakan likuiditas bank BUMN masih mencukupi, meski Indonesia tengah diguncang pandemi.

Baca juga: Jaga Likuiditas Perbankan, BI Gelontorkan Rp 503,8 Triliun

"Likuiditas Himbara masih tercukupi di antaranya berdasarkan LDR (Loan to Deposits Ratio) BRI pada level 90,39%, Bank Mandiri 94,91%, BNI 92,3% dan BTN 114,2%. Dengan begitu, sampai dengan Maret likuiditas bank Himbara masih baik," jelas Sunarso, Kamis (30/4).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pertumbuhan aset keseluruhan bank BUMN masih tumbuh 7,09% dengan nilai Rp 3.530 triliun. Rinciannya, BRI tumbuh 5,82%, Bank Mandiri tumbuh 9,15%, BNI tumbuh 7,9% dan BTN hanya tumbuh 2,27%.

"Sementara dari sisi pertumbuhan kredit, secara keseluruhan masih mampu tumbuh 11,03%. Di antaranya BRI tumbuh 9,38%, Bank Mandiri 14,84%, BNI 11,2%, BTN sebesar 4,59%," imbuh Sunarso.

Baca juga: Himbara Beraksi Cegah Virus Korona Meluas

Sementara itu, OJK mencatat likuiditas dan permodalan industri perbankan secara keseluruhan per Maret berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid terpantau pada level 112,90%, dengan threshold di atas 50%.

Kondisi ini juga didukung kebijakan restrukturisasi kredit yang dimulai Maret. Sehingga tidak membebani permodalan bank, karena kredit yang direstrukturisasi dikategorikan lancar.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT