30 April 2020, 14:09 WIB

Izin Trase MRT Hingga Ancol Barat Diajukan, Telan Dana Rp7,3 T


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta tengah mengajukan izin trase untuk rute MRT dari Kota hingga Ancol Barat ke pemerintah pusat.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan studi kelayakan untuk rute itu sudah selesai dilakukan. Total nilai pengerjaan proyek mencapai Rp7,3 triliun.

"Saat ini MRT Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta sedang mengajukan izin lintasan ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). Mudah-mudahan bisa segera disetujui," kata William di Jakarta, Rabu (29/4).

Rute itu rencananya akan memiliki panjang lintasan 6 km dan enam stasiun dengan stasiun akhir yakni Stasiun Ancol Barat yang juga berfungsi sebagai dipo kereta MRT.

Berbeda dengan rute Fase 2A yang keseluruhannya berada di bawah tanah, rute ini akan memiliki 3 stasiun di bawah tanah dan 3 stasiun lainnya adalah stasiun layang.

"Nanti di sana akan berfungsi sebagai dipo dan rolling stock system kita," ujarnya.

Sementara itu, MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota yang semula ditargetkan bisa beroperasi pada akhir 2025 diprediksi mundur menjadi pada awal 2026.(OL-4)

BERITA TERKAIT