30 April 2020, 12:20 WIB

Ajukan 4 Tambahan, Sulsel Akan Punya 7 Laboratorium Uji Covid-19


Lina Herlina | Nusantara

Tim Gugus Tugas Percepatan Pengangan Covid-19 Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali mengajukan empat laboratorium tambahan untuk pengujian sampel pasien yang diduga terinfeksi virus covid-19. Alasannya, jika harus menunggu hasil tes dari Jakarta, maka akan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan hasil pemeriksaan spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan pihaknya telah mengajukan laboratorium tambahan. "Karena banyaknya jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang menunggu hasil swab test," kata Ichsan.

Hingga Kamis (30/4), jumlah PDP di Sulsel mencapai angka 872 orang. Sebanyak 291 di antaranya masih menunggu pemeriksaan, 454 sudah diperiksa dan hasilnya negatif. Lalu 82 meninggal dunia.

Adapun empat laboratorium tambahan yang diajukan Sulsel, yaitu Balai Besar Veteriner di Kabupaten Maros, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit di Makassar, dan Laboratorium Kesehatan di Kabupaten Soppeng.

Baca juga: 4 WNA Asal India di Yogyakarta Positif Covid-19

"Jika pengajuan ini disetujui, maka pemeriksaan sampel terhadap pasien yang diduga terinfeksi covid-19 bisa lebih cepat. Mudah-mudahan kalau mendapatkan izin, tentu jumlah PDP yang ter-follow up semakin sedikit. Artinya pasien-pasien yang dalam kondisi PDP bisa cepat mendapatkan hasilnya, sehingga statusnya juga bisa lebih cepat," papar Ichsan.

Hingga kini, Sulsel telah memanfaatkan tiga laboratorium kesehatan untuk melakukan pemeriksaan spesimen covid-19 setelah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Tiga laboratorium yang sudah mendapat izin Kemenkes adalah Balai Laboratorium Kesehatan Kemenkes RI di Makassar, Laboratorium RSU Regional Wahidin Sudirohusodo, dan Laboratorium RS Unhas. (OL-14)

BERITA TERKAIT