30 April 2020, 15:45 WIB

Rumah Potong Dilanda Covid-19, Kanada Terancam Kekurangan Daging


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Kanada Justin Trudeau, Rabu (29/4), mengatakan terus mengawasi perkembangan di industri daging negara itu setelah dua rumah potong ditutup akibat pandemi covid-19.

Lebih dari 1.300 kasus covid-19, termasuk satu kematian, terkait dengan rumah potong Cargill dan JBS yang menyuplai 70% kebutuhan daging di Kanada.

Ditutupnya rumah potong Cargill, yang merupakan pemasok daging untuk McDonald's di Kanada, memaksa restoran cepat saji itu, untuk pertama kalinya, mendapatkan daging dari luar negeri.

Baca juga: Beijing Turunkan Tingkat Tanggap Darurat Covid-19

"Kami mengerti betapa pentingnya memastikan pasokan makanan bagi seluruh warga Kanada," ujar Trudeau.

"Kami terus mengawasi masalah yang dihadapi industri daging dan ratai pasokannya," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah dirinya akan memaksa para pekerja tetap bekerja di rumah potong itu, sama seperti yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Trudeau mengatakan sangat penting rantai pasokan makanan tetap berjalan.

"Namun, kita harus memastikan semua orang yang bekerja di sana tetap aman dan terhindar dari covid-19," tegasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT