30 April 2020, 11:15 WIB

Per Maret 2020, Bank DKI Bukukan Laba Rp183 Miliar


Raja Suhud | Ekonomi

Bank DKI masih dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan  yang positif di tengah pandemi covid-19.  

Fungsi intermediasi perbankan Bank DKI pun tetap menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang kuartal pertama 2020, kredit Bank DKI tercatat sebesar Rp32,38 triliun, tumbuh dibandingkan kredit per Maret 2019 sebesar Rp31,55 triliun. 

Demikian disampaikan Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (30/04). 

Babay Parid yang saat ini merangkap sebagai Direktur Keuangan Bank DKI mengatakan, "Penyaluran kredit tersebut ditopang oleh kredit pada segmen-segmen yang masih mencatatkan pertumbuhan seperti pada segmen UMKM yang mengalami pertumbuhan sebesar 10,26% (yoy), dari Rp1,52 triliun per Maret 2019 menjadi Rp1,67 triliun per Maret 2020. Secara keseluruhan kualitas kredit juga tetap terjaga dengan baik yang ditandai dengan rasio NPL Net sebesar 0,48% per Maret 2020.”

Meski masih mencatatkan pertumbuhan yang positif, Bank DKI  tetap mencermati dampak pandemi covid-19 terhadap kinerja keuangan dan kemampuan debitur dalam memenuhi kewajibannya. 

Dalam kaitan itu, Bank DKI turut memberikan keringanan pembayaran cicilan kredit atau relaksasi kepada nasabah yang terdampak virus corona. Keringanan cicilan kredit ini sesuai aturan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian sebagai kebijakan countercyclical.   

Dari sisi Dana Pihak Ketiga, Bank DKI pun masih mencatat pertumbuhan 3,09% per Maret 2020 yang tercatat sebesar Rp33,47 triliun

Pertumbuhan DPK tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan Tabungan yang tumbuh 6,82% dari Rp7,57 triliun per Maret 2019 menjadi Rp8,09 triliun per Maret 2020. 

Bank DKI juga terus berupaya untuk meningkatkan DPK dengan mendorong pemanfaatan aplikasi JakOne Mobile kepada nasabah dan calon nasabah. Dengan JakOne Mobile, pembukaan rekening ataupun deposito online dengan bunga yang lebih menarik dan dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor layanan Bank DKI. 

Per Maret 2020, total Aset Bank DKI tercatat sebesar Rp46,24 triliun, tumbuh 2,31% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan tersebut telah mendorong peningkatan laba sebesar 1,51% sampai dengan Maret 2020 menjadi sebesar Rp183,95 miliar. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT