30 April 2020, 11:05 WIB

Lampu Dimatikan Hingga Sembunyi di Toilet, Akal-akalan Pemudik


Tri Subarkah | Megapolitan

Pihak kepolisian bersama pemangku kepentingan lain sudah melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan untuk menghalau laju masyarakat yang ingin pulang ke kampung halamannya. Hal tersebut merupakan pengejawantahan dari larangan mudik Lebaran tahun ini oleh pemerintah.

Namun, ada saja ulah yang dilakukan masyarakat untuk mengelabui petugas agar lolos pemeriksaan petugas di lapangan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya masih menemukan penumpang di dalam bus dengan modus mematikan lampu kabin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (29/4) malam sekira pukul 22.00 WIB di pos pengamanan terpadu Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Menurut Sambodo, petugas memberhentikan Bus Syifa Putra dengan tujuan Semarang, Jawa Tengah.

"Pada saat diberhentikan, sopir atas nama Parjo mengaku tidak membawa penumpang," terang Sambodo melalui keterangan tertulis, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan bahwa bus tersebut merupakan bus tingkat. Saat petugas melakukan pemeriksaan, ditemukan empat penumpang di dek atas. Mereka, kata Sambodo, bersembunyi dengan cara merebahkan diri pada kursi dan mematikan lampu.

Baca juga: Bertambah Pasien Sembuh Covid-19 di Sumsel

"Mereka sengaja bersembunyi dengan merebahkan kursinya dan mematikan lampu untuk menghindari petugas. Lalu, ada satu orang bersembunyi di toilet," tandas Sambodo.

Penumpang bus tujuan Jakarta-Semarang tersebut mengaku membeli tiket seharga Rp450 ribu. Petugas juga menemukan kopor-kopor milik penumpang di bagasi bus. Sambodo mengatakan pihaknya melakukan peneguran kepada sopir bus tersebut.

"Selanjutnya sanksi yang diberikan adalah kendaraan bus diputarbalikkan menuju arah Jakarta," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT