30 April 2020, 03:32 WIB

Pabrik Sampoerna Jadi Klaster Korona di Surabaya


Ant | Nusantara

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Provinsi Jawa Timur tengah menangani temuan klaster baru pasien yang terkonfirmasi positif di kawasan Pabrik Sampoerna Rungkut Surabaya.

Di perusahaan tersebut, terdapat dua karyawannya yang positif korona dan sudah dirawat di rumah sakit tetapi akhirnya meninggal dunia.

"Kami sudah bertemu dengan manajamen perusahaan untuk menangani persoalan ini," ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Surabaya, Rabu (29/4).

Selain itu, berdasarkan hasil rapid test, diketahui sebanyak 63 orang hasilnya positif. Sebanyak 163 orang juga sudah dilakukan swab PCR yang hasilnya akan muncul pada satu hari hingga dua hari ke depan.

"Mereka sudah dimasukkan ke ruang isolasi oleh PT Sampoerna dan kami awasi dengan menempatkan tenaga medis ke sana. Insyallah besok (Kamis), dilakukan swab PCR di RSUD dr Soetomo Surabaya," ucapnya

Menindaklanjutinya, tim gugus tugas melakukan tracing di dalam kompleks tersebut dan teridentifikasi terdapat sembilan orang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP), lalu dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, mayoritas karyawan yang hasil rapid test reaktif atau positif, kata dia, kondisi tubuhnya sehat sehingga tidak tampak gejala klinis, seperti demam maupun batuk.

Sejumlah langkah-langkah, lanjut dia, juga dilakukan oleh tim tracing gugus tugas serta Dinas Kesehatan, seperti menutup satu kompleks di perusahaan tersebut. Itu artinya sekitar 500-an orang diliburkan.

"Yang dekat dengan karyawan sudah positif maka besok akan dilakukan tes PCR," tandas direktur utama RSUD dr Soetomo Surabaya tersebut. (OL-8).

BERITA TERKAIT