30 April 2020, 01:15 WIB

Penuhi Permintaan Warga, Satu Jalur Pelayaran di Sumenep Dibuka


Mohammad Ghazi | Nusantara

OTORITAS Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terpaksa membuka satu jalur pelayaran akibat desakan masyarakat. Jalur yang dibuka itu adalah jalur Kalianget-Kangean yang dilayani KMP Dharma Bahari Sumekar.

Kepala Bagian Lalu Lintas Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Kalianget, Edi Sucipto mengatakan pihaknya terpaksa membuka jalur tersebut karena tingginya pemintaan masyarakat untuk dibuka. Jalur Kalianget-Kangean, jelas dia, merupakaan jalur antarpulau di Kabupaten Sumenep. Meski jarak tempuhnya mencapai sembilan jam, namun ini bukan jalur antarkabupaten.

"Kami memberi kesempatan kepada masyarakat Kepulauan Kangean dan sekitarnya untuk pemenuhan kebutuhan dasar, sebelum musim mudik," kata Edi Sucipto, Rabu (29/4).

Ia memastikan jalur pelayaran yang dibuka hanya jalur Kalianget-Kangean. Sementara jalur lainnya, yakni Kalianget-Arjasa (Situbondo), Kalianget-Masalembu dan jalur keperintisan Surabaya-Kaliaanget-Tanjung Wangi (Banyuwangi) tetap ditutup.

Jalur Kalianget-Kangean, jelas Edi Sucipto, akan ditutup pada musim mudik lebaran tahun ini. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H.

Humas PT Sumekar, operator KMP Dharma Bahari Sumekar, Eko Wahyudi mengatakan pembukaan satu jalur pelayaran oleh KSOP Kalianget tidak melanggar Permenhub. Sebab jalur yang dibuka tersebut bukan jalur mudik melainkan jalur antarpulau dalam satu kabupaten.

"Kami menilai, Permenhub itu belaku untuk daerah yang memberlakukan PSBB, sementara Kabupaten Sumenep belum memberlakukannya," kata Eko Wahyudi. (R-1)

BERITA TERKAIT