29 April 2020, 23:38 WIB

Lebih Separuh Anggota Klaster Gowa Sudah Didata


Solmi | Nusantara

Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi saat ini sedangfokus menginventarisasi masyarakat Jambi yang pernah berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan. Setidaknya, dari 208 orang yang berangkat ke Gowa, sebanyak 130 orang sudah berhasil didata kondisi kesehatannya.

"Didominasi dari daerah Mestong, Kabupaten Muarojambi. Masih 78 orang yang belum terdata," kata Sudirman Pj Sekda Provinsi Jambi.

Menurutnya, yang tersisa ini masih ada yang melaksanakan salat terawih di beberapa masjid dan musala. "Nanti akan kita minta untuk menghentikan salat tarawih di masjid atau musala ini," jelasnya.

Jubir Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan saat ini pihaknya belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga: Positif Korona, Warga Parepare Sempat Salat Tarawih di Masjid

"Masih dikaji. Nanti kita akan ada rapat besarnya. Penerapan PSBB ini juga didukung oleh pemerintah Kabupaten Kota masing-masing. Mereka yang tahu daerahnya. Kita nanti men-support," lanjutnya.

Sementara itu, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Jambi kini mencapai 60 orang. Lalu jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) menjadi 317 orang.

Jumlah pasien positif covid-19 ada 31 orang. Saat ini Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi masih menunggu 9 uji swab
dari Laboratorium Kementerian Kesehatan.

Adapun rincian dari masing-masing kota sebagai berikut:
-Kota Sungai Penuh ada 10 ODP dan 2 PDP
-Kabupaten Kerinci ada 77 ODP dan 1 PDP
-Kabupaten Bungo ada 35 ODP dan 2 PDP
-Kabupaten Merangin ada 3 ODP dan 13 PDP
-Kabupaten Sarolangun ada 3 ODP dan 3 PDP
-Kabupaten Tebo ada 8 ODP dan 1 PDP
-Kabupaten Batanghari ada 5 ODP dan 1 PDP
-Kabupaten Tanjab Barat 4 PDP
-Kabupaten Muarojambi ada 17 ODP dan 9 PDP
-Kota Jambi ada 159 ODP dan 25 PDP
-Kabupaten Tanjab Timur tidak ada kasus covid-19. (OL-14)

BERITA TERKAIT