28 April 2020, 23:10 WIB

ODP Covid-19 di Jember, Diamankan di Surabaya


Faishol Taselan | Nusantara

Seorang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) asal Jember diamankan saat diperiksa di posko check point di Bundaran Waru, Surabaya.

Pria asal Jember berinisial S ini menganongi surat dari Dinas Kesehatan Jember. S akhirnya langsung dibawa ke RS Jiwa Surabaya untuk menjalani isolasi selama 14 hari.

Di hadapan petugas, S mengaku hendak pulang kampung ke Sampang, Madura karena terdampak pengurangan karyawan di tempat kerjanya di Banyuwangi.

Selama di Jember, S menjalani pemeriksaan bersama tujuh temannya. Dalam pemeriksaan tersebut, dirinya diketahui mengalami flu dan batuk.

"Semua temen saya dapat surat ini. Ada 7 orang. Saya diminta untuk karantina mandiri selama 15 hari," ujarnya, Rabu (29/4).

Baca juga: Kang Emil Ajukan PSBB untuk Seluruh Jawa Barat

Karena S tidak faham, maka setelah menerima surat, S langsung meninggalkan Jember menuju Madura. "Saya tidak mungkin berlama-lama di Jember," ungkapnya.

Tim yang di lapangan juga bingung harus bertindak apa. Mereka mencoba melaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi. "Kemarin ada satu. Kita nunggu sampai dua jam baru diambil Dinkes," kata seorang petugas yang enggan disebut namanya.

Petugas di Posko check point hanya melakukan pencegahan seadanya. Saat mewawancarai ODP mereka juga menggunakan APD seadanya.

Sejak diterapkan PSBB di Surabaya, maka semua orang yang masuk Surabaya dilakukan pemeriksaan di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT