29 April 2020, 23:05 WIB

Prancis Perketat Kontrol Investasi Asing non-UE


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Pemerintah Prancis akan memperketat pembatasan investasi asing dari luar Uni Eropa pada perusahaan-perusahaan Prancis untuk membatasi kontrol asing atas berbagai sektor strategis dan teknologi, kata Menteri Keuangan Bruno Le Maire, Rabu (29/4).

Saat ini investasi non-Eropa di perusahaan Prancis tidak memerlukan persetujuan pemerintah selama kepemilikannya 25% atau kurang.

Bruno Le Maire mengatakan ia akan menurunkan ambang batas hingga 10% untuk investasi di perusahaan besar hingga akhir tahun.

Baca juga: Kemenlu : 597 WNI di Luar Negeri Terpapar Covid-19

"Dalam periode krisis ini, beberapa perusahaan rentan, beberapa teknologi rapuh sehingga dapat dibeli oleh pesaing asing dengan biaya rendah. Saya tidak akan membiarkan itu terjadi," kata Le Maire kepada televisi LCI.

Pemerintah sudah memperketat kontrol pada investasi asing non-Eropa sejak awal tahun, khususnya dengan menurunkan ambang batas untuk pemeriksaan negara menjadi 25% dari 33% sebelumnya.

Le Maire juga mengatakan dia akan menambahkan perusahaan bioteknologi ke daftar sektor yang memerlukan persetujuan pemerintah untuk investasi dari luar Eropa. (Ahramonline/OL-14)

BERITA TERKAIT