29 April 2020, 20:05 WIB

Ribut Jatah Bansos, Dua Warga Jakarta Utara Jadi Tersangka


tri subarkah | Megapolitan

POLRES Metro Jakarta Utara menetapkan dua orang sebagai tersangka buntut keributan soal bantuan sosial di daerah Rawabadak, Koja. Keributan tersebut terjadi antara seorang warga dan Ibu RT setempat.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, penetapan terhadap dua tersangka terjadi akibat adanya dua laporan polisi yang diterima pihaknya. Namun, laporan tersebut justru dibuat oleh kakak dari warga tersebut yang berinisial NA dan anak Ibu RT itu.

"Berdasarkan hasil penyelidikan kami, memang diduga ada tindak pidana saat kejadian itu. Di mana tindak pidana ini terjadi antara dua orang, satu warga, yang satu anaknya RT tersebut," ujar dia saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/4).

Mulanya, cekcok terjadi lantaran NA menanyakan sembako kepada Ibu RT itu. Adu mulut di antara keduanya lantas tak terelakkan. Namun, adu mulut tersebut malah beujung pada penganiayaan yang dilakukan oleh kakak NA dengan anak Ibu RT.

"Yang ribut adiknya warga itu sama ibu RT, tapi yang marah malah kakaknya (warga) sama anaknya (Ibu RT). Dua orang ini dari awal nggak ada hubungan apa-apa, karena terpicu karen ibunya dan karena adiknya, mereka akhirnya terjadi benturan," terang Budhi.

Dari hasil visum yang dilakukan, terdapat luka pada kedua tubuh pelapor, sehingga keduanya saling lapor satu sama lain. Keduanya dikenakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

"Kami pada kesimpulan dua-duanya sebagai tersangka," pungkas Budhi. (OL-4)

BERITA TERKAIT