29 April 2020, 17:54 WIB

Warga Palembang tak Bermasker akan Dikarantina


Ant | Nusantara

PEMKOT Palembang menyiapkan tempat untuk mengkarantina masyarakat yang terjaring petugas di pos cek poin dan di jalanan yang melanggar aturan wajib penggunaan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai antisipasi penyebaran virus korona.

"Persiapan tempat karantina di Asrama Haji Palembang telah selesai dilakukan, jika petugas gabungan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 mulai melakukan tindakan tegas bagi pelanggar wajib masker pada 30 April 2020 sudah bisa menampung sekitar 40 orang yang terjaring tidak menggunakan masker," kata Penanggung Jawab Tempat Karantina, Ahmad Zulinto di Palembang, Rabu (29/4).

Ruangan karantina yang disiapkan berupa kamar untuk satu orang sesuai dengan protokol kesehatan antisipasi penyebaran korona.

Sementara untuk logistik makanan bagi orang yang dikarantina dan petugas juga sudah disiapkan oleh Pemkot Palembang.

Mengenai petugas yang disiagakan untuk melaksanakan tugas karantina di asrama haji ada 30 orang dengan pengaturan setiap hari terdapat enam orang piket.

Sementara Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan mulai Kamis (30/4) pihaknya bersama petugas gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan tindak tegas tidak kepada siapapun yang beraktivitas di luar rumah tidak memakai masker.

Anggota di lapangan diperintahkan mengamankan siapapun yang tidak memakai masker serta pelanggaran anjuran dan larangan pemerintah lainnya.

"Bagi masyarakat dan pengendara yang melintas di jalan protokol dan pos cek poin di perbatasan wilayah kota, kedapatan tidak menggunakan masker akan dibawa ke Asrama Haji, dan dilakukan penindakan menginap selama 1X24 jam untuk memberikan efek jera agar lebih mematuhi semua aturan yang ditetapkan untuk mengantisipasi penyebaran korona. (OL-8).

BERITA TERKAIT