29 April 2020, 15:05 WIB

Pekerja Hendak Masuk Semarang Diperiksa Ketat


Akhmad Safuan | Nusantara

MENEKAN penyebaran covid-19 dan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Semarang dilakukan semakin ketat, ratusan pengendara kendaraan roda dua dan empat dari arah timur (Demak) dihentikan dan puluhan dipulangkan karena hasil peneriksaan bersuhu diatas 38 derajat celcius.

Pemantuan Media Indonesia Rabu (29/4) kemacetan lalulintas di jalur pantura tepatnya diperbatasan Demak-Semarang yakni di wilayah Genuk dan Plamongan, Pedurungan tidak terhindarkan. Ratusan kendaraan roda dua dan empat harus antre pemeriksaan ketat tim gabungan terdiri dari kepolusian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Ratusan pengendara dari daerah timur Kota Semarang itu, harus bersabar mengikuti prosedur pemeriksaan. Puluhan pengendara terpaksa harus berbalik arah dan pulang karena hasil pemeriksaan bersuhu diatas 38 derajat celcius.

Selain memberikan masker sebagai perlengkapan dan persyaratan memasuki Kota Semarang, petugas juga melakukan penyemprotan dusinfektan pada kendaraan yang akan melintas. "Saya tadi merasa sehat dan akan berangkat kerja di sebuah pabrik di Kota Semarang, rapi ketika diperiksa suhu 38 derajat dan disuruh pulang," kata Afifah,26, warga Mranggen, Demak.

Hal serupa juga diungkapkan Agus,34, warga Sayung, Demak terpaksa urung bekerja di daerah kawasan industeri Gatot Subroto Semarang, karena suhu badannya mencapai 39 derajat celcius. "Saya pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek di kawasan itu," imbuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martanto mengatakan penyekatan terhadap kendaraan dari arah timur dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran wabah korona dalam rangka pelaksanaan PKM yang sudah dilaksanakan selama tiga hari ini.

Penyekatan dengan pemeriksaan ketat di perbatasan sebelah timur, lanjut Endro, karena dipandang cukup rawan dan setiap hari ribuan kendaraan warga di daerah tetangga (Demak) tersebut memasuki Kota Semarang untuk bekerja baik formal maupun informal.

"Dalam satu jam pelaksanaan saja, 400 kendaraan diperiksa dan puluhan pengendara dipulangkan karena bersuhu diatas 38 derajat," kata Endro P Martanto. (OL-13)

Baca Juga: Ngeyel Tarawih di Masjid, Wapres: Puasanya Hanya Lapar dan Haus

BERITA TERKAIT