29 April 2020, 14:27 WIB

Presiden La Liga Heran Keputusan Ligue 1 Dihentikan


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PRESIDEN La Liga Spanyol, Javier Tebas heran dengan keputusan dihentikannya Ligue 1 Prancis musim 2019/2020. 

Dia mempertanyakan kenapa tidak menyelesaikan musim dengan pertandingan tanpa penonton daripada membatalkannya.

Bagi Tebas, membatalkan musim bisa memberikan dampak negatif ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, ia menekankan untuk melanjutkan La Liga, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Saya tidak paham, mengapa ada yang menggagap menggelar partai tanpa penonton dengan protokol ketat lebih berbahaya ketimbang bekerja di sektor manufaktur atau memancing ikan di laut lepas," kata Tebas.

"Jika sektor-sektor penting ekonomi tidak bisa dilanjutkan, sektor tersebut bisa hilang. Itu bisa terjadi pada sepakbola profesional. Di negara lain, tim-tim sudah mulai berlatih dan itu harus dicontoh," lanjutnya.

Baca juga: Klub La Liga Boleh Gelar Latihan Mulai 4 Mei

Ligue 1 mengikuti jejak Eredivisie Belanda untuk mengakhiri musim ini karena pandemi covid-19. Untuk status klub juara dan degradasi akan diputuskan Mei mendatang.

Sementara itu, pemerintah Spanyol mengizinlan klub-klu La Liga untuk melakukan latihan terbatas pada 4 Mei mendatang.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan ini merupakan langkah awal dari empat langkah yang akan dilakukan pemerintah dalam rangka mencabut kebijakan lockdown yang diterapkan di Spanyol.

La Liga 2019/20 sejauh ini masih menyisakan 11 pertandingan untuk dimainkan, dengan Barcelona duduk di puncak klasemen unggul dua poin dari peringkat kedua Real Madrid. (Goal/A-2)

BERITA TERKAIT