29 April 2020, 14:20 WIB

Rehabilitasi Total 72 Sekolah Terganjal Covid-19


Putri Anisa Yuliani | Humaniora

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta gagal merehabilitasi 72 gedung sekolah yang direncanakan akan dijalankan tahun ini. Ada dana Rp1,35 triliun yang semula disediakan untuk rehab total sebanyak 72 gedung sekolah.

Rencana rehabilitasi total gedung sekolah ini gagal karena Pemprov DKI Jakarta harus mengalihkan anggarannya untuk penanganan covid-19.

Menurut Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Sulistyo semula anggaran hanya dipangkas menjadi Rp695 miliar untuk rehab total 28 sekolah karena sisa anggarannya akan dialihkan untuk covid-19. Namun, dari hasil pembahasan terakhir, seluruh anggaran akan dialihkan.

"Sementara ini menjadi seluruhnya di alokasikan ke skala prioritasnya untuk penanganan Covid-19," kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).

Budi menjelaskan pihaknya harus menjalankan berbagai efisiensi sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta pemda untuk merealokasi berbagai pos belanja termasuk pengadaan tanah, konstruksi, hingga belanja pegawai.

"Ini data setelah dilakukan efisiensi dan saat ini juga belum dilaksanakan, karena skala prioritas untuk penanganan Covid-19," terang Budi.

Ia berharap covid-19 bisa segera berakhir sehingga aktivitas rehab gedung sekolah tidak terganggu. Sementara itu menurutnya, kondisi fisik sekolah-sekolah yang masuk dalam rencana rehabilitasi total tahun ini masih dalam kondisi baik.

"Selama ini semuanya masih digunakan untuk KBM. Semoga semua berjalan baik dan aman," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT