29 April 2020, 13:10 WIB

BPN Perpanjang Hak Atas Tanah yang Habis Hingga Akhir Tahun


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah memberikan beberapa stimulus agar ekonomi tidak terdampak begitu kuat karena adanya covid-19. 

Salah satunya dengan memberikan perpanjangan jangka waktu berlakunya Hak Atas Tanah dan jangka waktu pendaftaran Surat Keputusan Pemberian dan perpanjangan atau pembaruan Hak Atas Tanah yang telah atau akan berakhir hingga akhir tahun.

“Dalam kondisi covid-19 ini tentu kita semua tahu dampak yang paling mengkhawatirkan adalah dampak ekonominya, artinya pemerintah terus melakukan berbagai tindakan untuk mengatasi jangan sampai karena Covid-19. Di sini, peran Kementerian ATR/BPN adalah bagaimana kita bisa memberikan pelayanan pertanahan kepada masyarakat jangan sampai terganggu karena tidak ada layanan dari BPN,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, Kementerian ATR/BPN akan berikan relaksasi bagi perusahaan yang mungkin Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB )nya habis, kita perpanjang sampai dengan akhir tahun. 

Dengan kata lain, habisnya masa waktu HGU dan HGB dapat mengganggu aktivitas bisnis para pengusaha termasuk semua turunan yang terkait dengan masalah tersebut. 

Intinya adalah bagaimana BPN memberikan layanan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai perusahaan melakukan PHK atau terganggu aktivitas bisnisnya karena pelayanan BPN yang tidak optimal.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mengatakan, perpanjangan jangka waktu berlakunya hak atas tanah dan jangka waktu pendaftaran surat keputusan pemberian serta pembaruan hak atas tanah ini dimaksudkan agar masyarakat tidak sulit untuk mengurus pertanahan dalam keadaan seperti ini, 

"Dengan diberikannya kemudahan ini, masyarakat dapat terbantu yang sedang atau masih mengurus soal perpanjangan jangka waktu,” kata Himawan.

Ada beberapa point kemudahan layanan dalam Surat Edaran tersebut yakni : 

1) Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai yang telah atau akan berakhir jangka waktunya pada masa status tanggap darurat  Corona Virus Disease 2019 (dovid-19) terhitung sejak tanggal 31 Maret 2020, diberikan perpanjangan jangka waktu berlakunya hak sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.

2) Pemberian perpanjangan jangka waktu berlakunya Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai sebagaimana dimaksud pada angka 1) diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dihitung sejak jangka waktu berakhirnya hak pada buku tanah.

3) Apabila sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 pemegang hak tidak mengajukan permohonan perpanjangan hak, maka hak atas tanah dinyatakan berakhir.

4) Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai yang jangka waktu haknya telah berakhir sebelum tanggal 31 Maret 2020 tidak diberikan kebijakan kemudahan sesuai dengan Surat Edaran ini.

Namun Surat Keputusan pemberian, perpanjangan atau pembaruan hak yang telah berakhir sebelum tanggal 31 Maret 2020 tidak diberikan kebijakan kemudahan. (E-1)

BERITA TERKAIT