29 April 2020, 11:50 WIB

660 Perusahaan Langgar PSBB, 101 Perusahaan Ditutup


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI mencatat ada 660 perusahaan yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta. Sebanyak 101 perusahaan di antaranya ditutup sementara.

Jumlah ini merupakan hasil sidak Pemprov DKI semenjak 14 April hingga 28 April. 

Sebanyak 101 perusahaan yang ditutup itu melanggar karena masih beroperasi padahal bukan termasuk sektor yang dikecualikan selama PSBB.

"(Sebanyak) 101 perusahaan ini tidak dikecualikan namun tetap melakukan kegiatan usahanya dan telah dilakukan penghentian sementara kegiatan usahanya," kata Kadisnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).

Kemudian, ada 559 perusahaan lainnya dikenai sanksi berupa peringata karena tidak menjalankan protokol kesehatan yang diatur dalam peraturan PSBB. Perusahaan ini merupakan kategori yang dikecualikan beroperasi saat PSBB dan yang diberi izin oleh Kementerian Perindustrian untuk tetap beroperasi.

"Sebanyak 119 perusahaan di antaranya masuk dalam kategori yang tidak dikecualikan tapi sudah memiliki izin dari Kementerian Perindustrian untuk tetap beroperasi namun tidak melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh. Sedangkan 440 perusahaan adalah perusahaan yang dikecualikan, tapi tidak juga melakukan protokol kesehatan," jelas Andri.

Baca juga: Polisi Diminta tidak Langgar HAM Saat Tegakkan Aturan PSBB

Sementara itu saat ini Jakarta telah memasuki PSBB Periode kedua hingga 22 Mei. Penetapan PSBB di perode kedua ini merupakan perpanjangan dari PSBB periode pertama yang berlaku 10-23 April lalu. 

Dalam Peraturan Gubernur No. 33 tahun 2020 tentang Pelasanaan PSBB untuk Pencegahan Penularan Covid-19 terdapat 11 sektor usaha yang dikecualikan dan boleh berkegiatan usaha selama PSBB di antaranya kesehatan, logistik, komunikasi dan telekomunikasi, konstruksi, pangan/minuman, transportasi, industri strategis, pelayanan dan jasa utilitas. (A-2)

BERITA TERKAIT