29 April 2020, 08:45 WIB

Tetap Berkarya dalam Suasana Ramadan yang Berbeda


Mediaindonesia.com | Hiburan

RAMADAN tahun ini memang terasa sangat berbeda. Sebab ibadah di bulan suci ini berlangsung di tengah-tengah wabah yang melanda hampir seluruh dunia. Akibatnya, puasa dan segala aktivitas yang mengiringinya pun berbeda.

Di beberapa daerah tidak ada lagi tarawih di masjid dan mushalla, semua hanya berdiam di rumah bersama keluarga. Keramaian dan keseruan saat buka bersama teman-teman di luar dan olahraga pagi selepas sholat Subuh juga hampir tidak ada lagi.  Bahkan mudik pun juga tidak akan bisa dilakukan karena pemerintah sudah resmi melarangnya.

Meski begitu, bukan berarti orang harus kehilangan kreatifitas. Justru dnegan banyak waktu luang yang ada, setiap orang sejatiya bisa berlomba-lomba mencipta sesuatu.  Seperti yang dilakukan seorang CEO Konsultan Politik, Cyrus Network, Ekoda. Ia meluncurkan singlenya bergenre pop yang berjudul Marhaban Yaa Ramadhan.

“Jadi konsultan politik itu hobi saja buat saya. Cita-cita saya memang ingin punya karya dalam bidang tarik suara. Meskipun selama ini lebih banyak menekuni hobi, tapi di sela-sela waktu luang, saya ingin menelurkan karya, seperti lagu ini,” jelas konsultan politik senior itu.

Ini memang bukan karya pertama Ekoda yg bertemakan religi. Pada awal Ramadan 2018 lalu, ia  juga meluncurkan mini album bertajuk Curahan Hati, yang sebagian besar liriknya bertema religi.

Kali ini, pria lulusan Institut Pertanian Bogor itu ingin mengajak semua masyarakat agar tetap bergembira menyambut Ramadan meski dalam suasana berbeda. Sebab Ramadhan itu anugerah ilahi. Bulan ketika ibadah diganjar pahala berlipat ganda.

“Keadaan boleh saja berbeda, boleh saja penuh keprihatinan. Tapi menyambut Ramadan itu harus tetap bergembira, karena ini bulan penuh anugerah, cahaya ilahi menerangi bumi, dan lailatul qadar menanti. Jadi kenapa kita harus larut dalam kesedihan? Rahmat dan Anugerah Allah di bulan Ramadhan ini harus kita optimalkan,” lanjutnya.

Ayah tiga orang puteri itu menegaskan bahwa melalui lagunya, dia ingin mengajak masyarakat untuk mengotimalkan semua kesempatan ibadah dan berkumpul bersama keluarga.

“Baru kali ini kan kita sadar dan melihat detil kehidupan di rumah sendiri. Lengkap dengan segala macam suka dukanya, canda tawa dan juga lika likunya. Baru kali ini juga kita bisa secara full time beribadah bersama keluarga. Bapak-bapak mau nggak mau harus menambah hapalan ayat agar bisa menjadi Imam bagi keluarga. Jadi mari kita fokus pada hikmahnya,” terang Ekoda.

Single Marhaban Yaa Ramadhan sudah bisa didengarkan melalui digital platform musik seperti Spotify, Jook, iTunes, dan Apple Music. Sedangkan video klipnya juga bisa disaksikan di akun Youtube Ekoda Official.

Ekoda berharap karyanya bisa menemani Ramadan kali ini. ”Coba deh dengarkan dan resapi. Insya Allah Ramadan memang terasa beda, tapi penuh makna” pungkas Ekoda. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT