29 April 2020, 10:40 WIB

Selundupkan Narkoba, Pegawai Lapas Perempuan Kerobokan Ditangkap


Arnoldus Dhae | Nusantara

SEORANG pegawai Lapas Perempuan di Kerobokan Bali berinisial ER ditangkap petugas pada Selasa (28/4) sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu ER akan berdinas malam di Lapas Perempuan Kerobokan. ER diketajui akan melaksanakan tugas jaga malam.ER merupakan petugas regu jaga IV yang menggantikan regu jaga I. Kabag Humas Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma mengatakan, saat memasuki Lapas Kerobokan, sebagaimana protap harian, seluruh petugas tanpa kecuali diperiksa. Pemeriksaan terhadap petugas jaga dilakukan untuk untuk menghindari penyelundupan HP, Pungli dan Narkoba (Halinar).

"Karena pelaku adalah wanita maka petugas yang memeriksa juga wanita. Pemeriksaan menggunakan X-Ray. Petugas mencurigai ada benda asing dalam tasnya. Petugas akhirnya membongkar tasnya untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya, Rabu (29/4).

Petugas melakukan penggeledahan manual terhadap tas pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bawaan berupa batok charger jenis Samsung Galaxy S berwarna putih yang warnanya sudah lusuh dan kotor di dalam tas. Dicurigai karena batok carger dalam kondisi tidak tertutup dengan rapat pada penutup atas charger. Petugas kemudian membuka charger itu dan ditemukan bungkusan yang isinya berupa butiran berwarna putih. Benda itu dicurigai sejenis sabu.

"Oleh petugas, ditanyakan kepada pelaku, apa bawaan barang tersebut. Pelaku hanya bisa menjawab tidak tahu karena barang itu bukan miliknya. Petugas meminta yang bersangkutan untuk mengeluarkan barang tersebut namun tidak berhasil karena kondisinya terlalu kecil di dalam batok charger sehingga mencongkel menggunakan gunting, barang tersebut dapat dikeluarkan," ujarnya. 

baca juga: Petani Minahasa Selatan Sukses Budidaya Cabai

Dalam batok charger ditemukan serbuk putih jenis sabu seberat 1 gram. Tersangka hanya bisa menangis menyesali kejadian ini. Setelah berkoordinasi dengan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali, pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum selanjutnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT