29 April 2020, 10:23 WIB

​​​​​​​Jumlah Pasien Rawat Inap Baru Akibat Covid-19 di New York


Nur Aivanni | Internasional

GUBERNUR New York Andrew Cuomo mengatakan, pada Selasa (28/4), bahwa pasien rawat inap baru untuk covid-19 turun ke level terendah dalam satu bulan.

Dikutip dari Channel News Asia, Rabu (29/4), rata-rata dalam tiga hari bergulir, jumlah pasien rawat inap baru untuk covid-19 turun menjadi 953 di New York pada Senin, kata Cuomo. Ia pun menambahkan bahwa intubasi dan total rawat inap juga turun.

Itu adalah pertama kalinya pasien rawat inap baru turun di bawah level 1.000 sejak 24 Maret. Dan ada 335 warga New York yang meninggal pada Senin. Jumlah tersebut sekitar 100 lebih sedikit daripada tiga hari lalu.

Dengan angka yang menunjukkan kemajuan tersebut, dalam beberapa hari terakhir Cuomo menggeser fokusnya untuk membuka kembali negaranya yang terkunci hingga setidaknya 15 Mei.

Cuomo mengatakan akan membuka kembali daerah dengan jumlah kasus covid-19 yang lebih sedikit lebih cepat daripada daerah seperti New York City.

Baca juga: WHO: Korban Tewas Akibat Covid-19 di Dunia Lewati 200 Ribu

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa New York juga akan mengikuti panduan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang membutuhkan 14 hari penurunan rawat inap sebelum dibuka kembali.

Secara keseluruhan, jumlah pasien rawat inap di New York telah turun selama 15 hari berturut-turut, termasuk penurunan 173 pada Senin.

Di Amerika Serikat lebih dari 56.000 orang telah meninggal karena covid-19, menurut penghitungan Reuters. New York menyumbang hampir setengah dari kematian itu. (CNA/A-2)

 

BERITA TERKAIT