29 April 2020, 11:45 WIB

Atletik Dunia Gelontorkan Dana untuk Bantu Para Atlet


Antara | Olahraga

ATLETIK Dunia, Selasa (28/4), mengumumkan mereka akan mengucurkan dana sebesar US$500 ribu (sekitar Rp8 miliar) melalui Yayasan Atletik Internasional (IAF) untuk membantu atlet yang mengalami kesulitan finansial akibat pandemi covid-19.

Presiden Atletik Dunia Sebastian Coe mengatakan penangguhan kompetisi telah membuat para atlet profesional kehilangan pendapatan.

Oleh karena itu, pihaknya akan memimpin sebuah kelompok kerja multiregional yang bertugas menilai permohonan bantuan yang diajukan melalui enam Area Asosiasi Atletik Dunia.

Baca juga: Jika Gagal Tahun Depan, Olimpiade Tokyo Dibatalkan

Pertemuan kelompok kerja itu akan diadakan pekan ini bertujuan menetapkan proses pemberian dana hibah kepada atlet sekaligus mencari cara untuk mengumpulkan dana tambahan.

"Saya selalu berhubungan dengan para atlet di seluruh dunia dan saya tahu bahwa banyak dari mereka yang mengalami kesulitan keuangan akibat dari banyaknya kompetisi yang dibatalkan dalam dua bulan terakhir," kata Coe dalam sebuah keterangan resmi.

IAF didirikan Badan Atletik Dunia (IAAF) pada 1986 di bawah pimpinan Primo Nebiolo. IAF memiliki misi utama membantu pendanaan, termasuk
kegiatan amal yang melibatkan atletik.

Di bawah pimpinan Presiden Kehormatan Pangeran Albert II dari Monako, saat ini, IAF telah mengalokasikan anggaran 2020 dan 2021 untuk membantu atlet yang membutuhkan.

"Atlet profesional kami mengandalkan uang hadiah sebagai bagian dari pendapatan mereka. Kami sadar kompetisi sangat dipengaruhi pandemi," ujarnya.

Coe berharap kompetisi bisa kembali bergulir setidaknya pada akhir tahun
ini. (OL-1) 

BERITA TERKAIT