29 April 2020, 07:54 WIB

​​​​​​​Hillary Clinton Dukung Joe Biden untuk Presiden AS


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

HILLARY Clinton, perempuan pertama yang menjadi calon presiden partai utama, menjatuhkan dukungannya pada Joe Biden menuju kursi Gedung Putih dalam Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat (AS) November mendatang.

Dukungan Clinton melanjutkan perjuangan Demokrat untuk memusatkan kekuatan di sekitar Biden, mantan wakil presiden era Barack Obama, saat ia menghadapi Presiden Donald Trump.

Clinton membuat pengumuman, Selasa (28/4), selama kampanye Biden yang membahas virus korona dan pengaruhnya terhadap perempuan. Tanpa menyebut nama Trump, Clinton menyerang penanganan pandemi presiden Republik dan memuji pengalaman dan temperamen Biden sebagai perbandingan.

“Pikirkan perbedaan apa yang akan terjadi saat ini jika kita memiliki presiden yang tidak hanya mendengarkan sains ... tetapi membawa kita bersama,” kata Clinton, yang kalah melawan Trump dalam pertarungan Pilpres AS 2016. "Pikirkan apa artinya jika kita memiliki presiden yang sesungguhnya," Clinton melanjutkan.

Biden, selaku mantan wakil presiden dan senator enam masa jabatan, "Telah mempersiapkan momen ini seumur hidupnya," kata Clinton, "Ini adalah momen ketika kita membutuhkan seorang pemimpin, seorang presiden seperti Joe Biden."

Baca juga: Berkunjung ke RS, Wapres AS tidak Gunakan Masker

Dengan pencalonannya yang bersejarah, Clinton tetap menjadi sosok yang kuat--dan kompleks--dalam kehidupan AS. Kampanye 2016-nya menginspirasi banyak perempuan, dan kekalahannya terhadap Trump bergema sampai hari ini.

Para kandidat perempuan dalam pemilihan primer Partai Demokrat 2020 sering kali menghadapi keraguan apakah seorang perempuan dapat memenangi Gedung Putih.

Biden telah berjanji untuk memilih seorang perempuan sebagai wakil presidennya.

Dengan pengalaman berkompetisi melawan Trump, Clinton dapat memberikan Biden wawasan unik saat ia bersiap untuk pemilihan umum November. Dukungannya adalah contoh terbaru dari para pemimpin dari seluruh spektrum ideologis partai yang berkumpul di belakang Biden.

Dalam beberapa minggu terakhir, mantan wakil presiden ini mendapat dukungan dari mantan Presiden Barack Obama, Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin progresif seperti Sens Elizabeth Elizabeth dari Massachusetts dan Bernie Sanders dari Vermont.

Suami Hillary, mantan Presiden Bill Clinton, belum secara terbuka mendukung Biden dan masih tidak menonjolkan diri selama era Trump. (France24/A-2)

BERITA TERKAIT