29 April 2020, 05:25 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diintensifkan


(Tri/Sru/Ins/J-3) | Megapolitan

SINERGI tiga pilar antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menekan angka kejahatan selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Upaya itu dapat pula dilakukan dengan penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang melibatkan masyarakat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan aksi kriminalitas, menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, mengalami peningkatan sekitar 10% dalam periode Maret-April 2020. "Kapolda berharap agar siskamling di daerah masing masing ditingkatkan lagi. Ada Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah," kata Yusri, kemarin.

Dengan adanya penguatan tiga pilar di tingkat terkecil, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terwujud. Sinergi tersebut diakuinya juga diperlukan hingga ke tingkat provinsi yang dipimpin Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Gubernur DKI.

Kasus kejahatan yang menjadi perhatian aparat keamanan ialah maraknya perampokan minimarket serta penyebaran berita bohong, begal, curanmor, dan narkotika. Kejahatan timbul karena pelaku memanfaatkan situasi saat masyarakat lebih memilih berdiam di rumah.

Ia menjelaskan, di lingkungan Polda Metro Jaya telah dibentuk satuan tugas khusus. "Kita bentuk namanya Satgas Antibegal, Satgas Antipreman. Jadi tiap-tiap polres punya satgas. Misalnya, di Jakarta Timur Tim Satgas Rajawali, di Depok Tim Satgas Jaguar." Senada disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Suyudi Ario Seto. Ia menegaskan aparat keamanan TNI dan Polri telah bekerja sama untuk mengamankan dan memantau wilayah selama 24 jam,

khususnya di lokasi rawan pencurian disertai kekerasan, seperti minimarket dan tempat penjualan bahan kebutuhan pokok. "Kami bekerja sama dengan TNI dan Pemprov DKI dalam pemantauan wilayah terutama saat masa PSBB ini," ujar Suyudi. Secara terpisah, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyebut tingkat kriminalitas yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian khusus oleh pemprov. Ia berharap petugas Satpol PP bersama dinas perhubungan, kepolisian, TNI, dan pihak RT/RW dapat bersinergi menjaga keamanan warga. (Tri/Sru/Ins/J-3)

BERITA TERKAIT