29 April 2020, 01:40 WIB

PSBB Bandung Raya belum Efektif Tekan Penyebaran Covid-19


Bayu Anggoro | Nusantara

PELAKSANAAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat dianggap belum berdampak signifikan menekan penyebaran virus korona (Covid-19). Penambahan kasus positif dan peta sebarannya Covid-19 masih cukup signifikan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat Berli Hamdani mengakui hingga saat ini PSBB di wilayah tersebut belum berdampak terhadap pengurangan kasus. "Memang belum menunjukkan perubahan, dari  pertambahan maupun sebaran," kata Berli di Bandung, Selasa (28/4).

Salah satu faktor penyebabnya adalah masih tingginya aktivitas sosial warga terutama pada bulan puasa seperti saat ini. "Perlu ada edukasi dari semua aparat terkait, lalu dari masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Dia memastikan, PSBB akan berhasil jika masyarakatnya bisa disiplin dalam menjaga jarak dan menggunakan masker. Sementara itu, menurutnya PSBB di Bogor, Depok, dan Bekasi justru telah menunjukkan dampak positif.

"Ada penurunan dari kasus, terutama di Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kota Bogor. Kalau dilihat dari sebaran kasus, di Bodebek ini selama sembilan hari PSBB menunjukkan penurunan," ujarnya.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebut perang melawan Covid-19 ini harus dimulai dari masyarakat. "Rutin mencuci tangan, gunakan masker, dan melakukan physical distancing," katanya.

Lebih lanjut Oded katakan, PSBB di wilayahnya akan diperketat mengingat masih tingginya grafik Covid-19. Pengetatan diantaranya dengan meningkatkan kedisiplinan termasuk mengoperasikan titik cek poin selama 24 jam. "Sekarang harus diperketat," katanya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT