29 April 2020, 00:10 WIB

Penjadwalan Baru Bikin Pusing


Rahmatul Fajri | Olahraga

PIHAK Formula 1 (F1) langsung merilis jadwal balapan terbaru setelah GP Prancis dibatalkan akibat wabah virus korona (covid-19). Dari 22 seri yang seharusnya dimulai pada Maret lalu, 3 di antaranya dibatalkan dan 7 ditunda.

Ketika waktu terus berjalan dan pandemi belum jelas kapan bakal berakhir, solusi agar bisa mengakhiri musim akan jadi tantangan berat bagi F1. CEO Formula 1 Chase Carey belum lama ini ingin musim balapan bermula di Eropa pada Juli, Agustus, dan awal September, dengan seri pertama bertempat di Austria pada awal pekan Juli. 

GP Austria akan berlangsung tanpa kehadiran penonton sebelum memulai GP Inggris yang juga tertutup untuk fan. Setelah itu, September, Oktober, dan November akan menjadi jadwal bagi sirkuit Eurasia, Asia, dan Amerika Serikat, ditutup dengan balapan di kawasan Teluk, yaitu Bahrain dan seri pamungkas di Abu Dhabi. 

Jika menargetkan rampung pada November, artinya ada 22 pekan tersisa terhitung sejak awal Juli. Dengan jadwal yang sempit, potensi menggelar balapan setiap pekan sangat besar. Itu bisa membuat para pembalap kurang istirahat mengingat mereka harus bepergian ke banyak negara. 

Namun, pola seperti itu bisa diterapkan jika sejumlah masalah yang bersifat prosedural telah diselesaikan. “Kami masih harus menyelesaikan sejumlah masalah seperti prosedur bagi tim dan mitra kami untuk memasuki dan beroperasi di setiap negara,” kata Carey.

Sementara itu, pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengatakan sangat ka ngen dengan balapan setelah mengetahui GP Prancis ikut dibatalkan. Menurut pria asal Inggris itu, ini pertama kalinya sejak Hamilton berkompetisi di usia delapan tahun dia tidak mengawali musim di awal tahun.


Kontrak Vettel

Charles Leclerc mengaku akan sangat bahagia jika Sebastian Vettel yang jadi rekan setimnya bertahan di Ferrari hingga musim depan. Vettel seperti diketahui telah memasuki tahun terak hirnya bersama tim ‘Kuda Jingkrak’. Pembicaraan di antara kedua pihak sedang berlangsung, tetapi media Italia, La Gazzetta dello Sport, mengatakan kesepakatan baru tak berjalan mulus setelah juara dunia empat kali itu tidak senang dengan persyaratan yang diajukan Ferrari.

Leclerc yang bergabung dengan Ferrari sejak musim lalu mengaku akan antusias jika Vettel memperpanjang kontrak Vettel. Walau hubungan keduanya sempat diisukan tak berjalan baik, dirinya mendukung Vettel untuk bertahan.

“Kendati kami punya sedikit masalah di lintasan seperti di Brasil, saya sangat bahagia dengan Seb dan kami selalu punya hubungan yang baik meski dari luar tidak terlihat seperti itu,” kata Leclerc, dilansir dari Crash.

Menurut Leclerc, seandainya memang Vettel harus hengkang, itu tidak akan jadi masalah karena segala keputusan ada di tangan yang bernegosiasi.

“Saya akan bahagia jika dia bertahan, tapi saya akan menghormati keputusan Ferrari mengenai siapa yang akan bersama saya di tim ini,” kata Leclerc. (Ant/R-3)

BERITA TERKAIT