28 April 2020, 22:45 WIB

Pemprov DKi Kecam Ulah Anarki di Pulogadung soal Lapor Tarawih


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMERINTAH provinsi (pemprov) DKI Jakarta mengecam tindakan anarki kelompok remaja yang menyerang salah satu rumah warga di Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kejadian itu akibat kelompok remaja tersebut tidak menerima sikap pemilik rumah tersebut melaporkan masjid Al Wastiyah menggelar salat Tarawih.

Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) Pemprov DKI Hendra Hidayat menilai kelompok remaja itu yang tidak patuh soal aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dengan tetap salat Tarawih.

"Pas saya baca beritanya kan anak-anak ini langsung melakukan tindakan anarkis, seharusnya tidak seperti itu. Memang harus aware (sadar) lagi masyarakatnya terkait pandemi Covid-19 ini," ungkap Hendra saat dihubungi, Jakarta, Selasa (28/4).

Warga diminta disiplin menjaga interaksi selama PSBB, termasuk dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan. Hendra menyayangkan tindakan anarki kelompok remaja tersebut.

Baca juga : Pasar Modern di Serpong Makin Modern dengan Layanan Baru

"Saya menyayangkan. Itu langsung gedor-gedor pagar rumah orang, enggak elok juga. Apalagi kemudian beliau H. Aselih kan jemaah masjid yang bersangkutan. Dia semata-mata ingin mengingatkan. Pak H. Aselih sebagai warga masyarakat yang taat aturan," tegas Hendra.

Peran pengurus masjid, sebut Hendra, juga diperlukan untuk mengingatkan warga apabila masih ada yang ngotot beribadah berjamaah di masjid.

"Agama ini kan memang sangat sensitif ya. Bicara soal ibadah ini kan memang kita harus hati-hati. Di satu sisi fatwa MUI sudah mengingatkan semuanya untuk tetap beribadah di rumah. Tapi, masih ada saja pengurus masjid yang melaksanakan itu," tukas Hendra.

Sebelumnya, Camat Pulogadung Bambang Pangestu mengungkapkan, saat awal pelaksanaan salat Tarawih hari Kamis tanggal 23 April 2020, H Aselih mengambil foto dan video tentang kegiatan pelaksanaan salat Tarawih.

H Aselih melaporkan kegiatan tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Twitter milik anaknya. Tak terima dengan pelaporan H Aselih, kawanan remaja yang biasa membangunkan sahur di lingkungan sekitar pun marah terhadap keluarga H Aselih pada Jumat (24/4) dini hari lalu. (OL-7)

BERITA TERKAIT