28 April 2020, 20:16 WIB

UEFA Beri Waktu 4 Minggu untuk Paparkan Rencana Kelanjutan Liga


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

INDUK sepak bola Eropa atau UEFA memberikan tenggat waktu hingga empat minggu ke depan atau hingga 25 Mei kepada kompetisi domestik di Eropa untuk merencanakan kelanjutan kompetisi.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Presiden UEFA Aleksander Ceferin, pihaknya meminta asosiasi liga di negara anggota untuk terus berkomunikasi hingga 25 Mei membahas nasib kompetisi domestik.

"Termasuk tanggal kompetisi dimulai kembali dan format kompetisi yang relevan," tulis pihak UEFA, dilansir dari Skysport, Selasa (28/4).

Selain itu, UEFA juga meminta kepada federasi sepak bola Belanda atau KNVB untuk menjelaskan secara detail keputusan menghentikan kompetisi dengan tenggat waktu yang sama.

KNVB telah membatalkan Eredivisie musim 2019/2020 dan menyatakan tidak ada juara, serta tak memberlakukan promosi-degradasi. Meski demikian, dua tim teratas, Ajax dan AZ Alkmaar lolos ke Liga Champions. Sedangkan Feyenoord, PSV, dan Willem II ke Liga Europa.

Baca juga : Klub Minta LIB Bahas Nasib Kompetisi

UEFA meminta kejelasan agar keinginan KNVB untuk mengirim 5 tim teratas ke kompetisi Eropa musim depan dapat terealisasi.

Para petinggi UEFA mengaku memahami ketika ada negara anggota yang tidak bisa memberikan rencana kompetisi pada 25 Mei, karena tidak ada kepastian dari pemerintah.

Meski demikian, UEFA tetap merekomendasikan kompetisi untuk dirampungkan. UEFA menilai akan lebih baik kompetisi dilangsungkan dengan format yang berbeda, ketimbang membatalkannya.

Setelah mengumpulkan rencana dari asosiasi anggota, Komite Eksekutif FIFA akan mengadakan pertemuan virtual pada 27 Mei. Pertemuan itu akan membahas mengenai nasib Liga Champions dan Liga Europa yang direncanakan rampung pada Agustus.

Seperti diketahui, Liga Primer Inggris telah mengambil ancang-ancang melanjutkan kompetisi pada awal Juni tanpa penonton. Klub dinilai telah sepakat dan beberapa klub seperti Arsenal, Tottenham, Chelsea, Liverpool, dan West Ham telah mulai berlatih meski secara individu dan kebijakan jaga jarak yang ketat. (Skysports/OL-7)

BERITA TERKAIT