28 April 2020, 19:36 WIB

Polisi Segera Selidiki Presiden Brasil Jair Bolsonaro


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SEORANG hakim Mahkamah Agung, Senin (27/4), mengesahkan penyelidikan atas Presiden Brasil Jair Bolsonaro atas dugaan mencoba mencampuri pekerjaan polisi federal untuk motif politik. Demikian terungkap melalui situs pengadilan tinggi Brasil.

Hakim Celso de Mello memberi polisi federal waktu 60 hari untuk melakukan penyelidikan yang diminta oleh kepala penuntut umum Brasil Augusto Aras setelah tuduhan yang dibuat oleh mantan Menteri Kehakiman Sergio Moro, yang mengundurkan diri, Jumat.

Baca juga:Tren Penurunan Kematian Akibat Covid-19 di Spanyol Terus Berlanju

Moro mengatakan, Bolsonaro telah mendesaknya untuk mengganti kepala polisi federal dan menuduh presiden berusaha ikut campur dalam penyelidikan yang melibatkan anggota keluarga, sampai meminta berkas intelijen.

Bolsonaro menyebut tuduhan itu tidak berdasar, tetapi itu telah memicu krisis politik terburuk sejak ia menjabat pada Januari tahun lalu dan kehilangan sekutu dekat.

Penyelidikan datang pada saat Bolsonaro yang menghadapi kritik karena mengecilkan skala epidemi covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 4.500 orang di negara itu dan hampir melumpuhkan ekonomi terbesar Amerika Latin.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, jaksa penuntut umum harus memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan terhadap presiden atau mantan menteri.

Baca juga:Jepang Akan Setujui Obat Remdesivir untuk Pasien Covid-19

Suatu dakwaan terhadap presiden harus disetujui oleh majelis rendah Kongres sebelum persidangan dapat dilanjutkan di Mahkamah Agung. Namun dewan perwakilan didominasi oleh pendukung Bolsonaro dan sangat kecil kemungkinan akan menyetujui dakwaan.

Jika dia didakwa, presiden akan diskors dan Wakil Presiden Hamilton Mourao mengambil alih posisinya untuk sementara hingga 180 hari. Jika dinyatakan bersalah dalam persidangan, Balsonoaro akan kehilangan jabatannya.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan, Senin (27/4), menunjukkan mayoritas orang Brasil percaya tuduhan Moro itu benar. Sebanyak 46% percaya Bolsonaro harus mengundurkan diri, sementara 50% berpikir sebaliknya. (France24/Hym/A-3)

BERITA TERKAIT