28 April 2020, 17:09 WIB

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Bogor Bima Arya Ganti 6 Kadis


Dede Susianti | Megapolitan

PASCA dinyatakan sembuh dari Covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya, kembali bekerja. Hari ini, Selasa (28/4), adalah hari pertamanya.

Bima pun langsung tancap gas. Sejumlah agenda dia lakukan. Salah satunya melantik pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, di Ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, di Jalan Juanda.

Baca juga: Bansos belum Disalurkan, Pemkab Flotim Masih Validasi Data

Ada enam kepala dinas yang dilantik. Mereka yakni Dadang Sugiarta sebagai Kepala Kesbang Pol, Atep Budiman Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Rahmat sebagai Kepala Dinas Kominfo, Denni Wismanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Iceu Pujiati sebagai Kepala Dinas BPMKB dan Agustiansyah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

"Hari ini kita dalam keadaan sehat. Setelah 22 hari di rumah sakit, dua minggu , saya kembali bertugas menunaikan ibadah,"kata Bima saat memberikan sambutan.

Kepada enam pejabat baru itu, Bima memberikan arahan agar bergotong royong dalam situasi perang melawan virus korona (covid-19) ini. Kepada keenam bawahannya itu, Bima menekankan mereka untuk melakukan langkah-langkah besar dalam menghadapi dan menangi covid-19. Termasuk melakukan gebrakan, berinovasi untuk bangkit dan masa pemulihan nanti.

"Hari ini saya ingin memberikan penegasan kepada semua, bahwa bapak, ibu dilantik dalam suasana perang, dalam keadaan luar biasa. Saya harapkan ada langkah-langkah luar biasa. Mari kita manfaatkan jabatan yang kita miliki untuk mengurangi beban masyarakat,"ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bima menggambarkan perasaan dan kondisinya saat ini. Dia mengatakan, secara fisik sudah 95% sekarang.

"Walaupun sudah negatif, tapi obrolan dengan mantan alumni covid, saya ngobrol sama pasien 01 Depok, ngobrol sama banyak yang sudah negatif, recoverynya itu agak lama. Jadi masih ada sembriwing- sembriwing. Jadi itu harus pight. Justru harus digerakin, harus diaktifkan. Kalau diam saja gak enak badan,"tutur Bima.

Itu perasaan fisik, lain lagi dengan perasaan batin. Saat ini Bima mengatakan dirinya merasakan sangat kehilangan atas gugurnya tenaga medis. Rasa duka cita yang mendalam pun disampaikannya.

"Saya melihat dokter Budi almarhum, saya selamat, yang lain sehat. Tapi dokter Yuniarto Budi gugur. Hari ini rasa itu yang sangat terasa. Kehilangan dokter Budi dan berharap agar yang lain yang hari ini masih positif segera negatif. Ada Ara yang seperjuangan dengan saya, sebelah kamar saya..Mudah -mudahan segera negatif juga. Dan juga ada beberapa keluarga pemkot yang mudah-mudahan segera negatif,"ungkapnya.

Baca juga: Tiga Kali Beraksi, Komplotan Pengganjal ATM Gasak Rp150 Juta

Pemkot Bogor, katanya, akan memberikan penghargaan khusus, anumerta kepada dokter Budi.

"Doa kita almarhum husnul khotimah, diberikan tempat paling mulia, dan tugas kita melanjutkan ikhtiar almarhum. Apa yang alhamarhum perjuangkan, dia tidak sia-sia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Semua petugas medis diberikan tempat paling mulia. Semua diberikan kesehatan, diberi kekuatan,"pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT