28 April 2020, 15:40 WIB

Impor Jamu Tiongkok, Politisi Gerindra: Niatnya Murni Membantu


Anggitondi Martaon | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua DPR dari Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meminta pembagian jamu impor oleh Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR tidak menjadi polemik.

"Ini niat murninya mau membantu. Emang dikira enggak pakai biaya. Kita bagi-bagi gratis, biayanya cukup mahal," kata Dasco yang juga menjadi Koordinator Satgas Lawan Covid-19, Selasa (28/4).

Baca juga: Perpanjang PSBB di Bogor, Bima Arya: Kita Mau KRL Disetop

Dia heran dengan protes yang disampaikan oleh Gabungan Pengusaha (GP) Jamu. Menurut dia, para pelaku usaha itu bisa juga melakukan mendonasikan produknya ke pihak yang membutuhkan. "Silakan dibagi-bagi gratis. Enggak ada masalah," ungkap dia.

Baca juga: Kaget dan Bangga, Reaksi Warga Lubang Buaya Ketika Terima Sembako

Dasco mengaku sudah merasakan manfaat dari jamu yang diimpor dari Tiongkok dalam menyembuhkan virus korona atau covid-19 yang sempat dia derita.

"Dan saya nazar kalau sembuh kita mau produksi yang banyak. Minimal untuk 3.000 orang. Kita mau bagi-bagi ke yang membutuhkan. Salahnya di mana sih? Bingung saya," ujar dia.

Sebelumnya, GP Jamu dalam rapat dengan Komisi VI DPR kecewa dengan Satgas Lawan Covid-19 DPR mengimpor jamu dari Tiongkok dalam jumlah besar.

 

BERITA TERKAIT