28 April 2020, 14:41 WIB

Presiden Akui 7 Provinsi Defisit Beras, 30 Provinsi Defisit Gula


Nur Azizah | Ekonomi

Sebanyak tujuh provinsi mengalami defisit stok beras. Sedangkan 11 provinsi dilaporkan mengalami defisit stok jagung. Lalu, 23 provinsi defisit stok cabai besar.

"Stok cabai rawit defisit di 19 provinsi. stok bawang merah diperkirakan juga defisit di 1 provinsi. Stok telur ayam defisit di 22 provinsi," kata Namun, Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (/4).

Baca juga: Sembuh Total Dari Covid-19 Bima Arya Kembali Bertugas

Sedangkan stok minyak goreng diperkirakan cukup untuk 34 provinsi. Hal ini berbanding terbalik dengan stok gula pasir yang diperkirakan defisit di 30 provinsi.

"Stok bawang putih juga diperkirakan defisit di 31 provinsi. Hal-hal seperti ini harus kita antisipasi untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi rakyat kita," ujarnya.

Karena itu, Jokowi meminta agar Kementerian Pertanian, Perdagangan, dan Bulog menghitung cepat jumlah kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Mereka juga diminta menyisir mana saja daerah yang mengalami defisit dan surplus.

"Asesmen yang cepat terhadap kebutuhan bahan pokok setiap daerah setiap provinsi agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit, berapa produksinya, semuanya harus kita hitung," tegas dia. (X-15)

BERITA TERKAIT