28 April 2020, 14:39 WIB

PSBB, Bus AKDP dan AKAP di Terminal Purabaya Disetop Sementara


Heri Susetyo | Nusantara

OPERSIONAL bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Purabaya Kabupaten Sidoarjo dihentikan sementara selama penerapan pembatasan sosial berskala besar(PSBB) wilayah Surabaya Raya. Hanya bus kota serta angkutan umum kota yang masih beroperasi di terminal terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Penghentian sementara operasional bus AKAP dan AKDP di TerminalPurabaya ini dimulai sejak Selasa (28/4) dini hari pukul 00.00 WIB. Rencananya penghentian operasional bus AKAP dan AKDP ini akan dilakukan hingga 11 Mei mendatang.

"Penghentian sementara rencananya hingga 11 Mei namun bisa diperpanjang, melihat kondisi penyebaran covid-19," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Terminal Purabaya Imam Hidayat, Selasa (28/4).

Penghentian operasional bus AKAP dan AKDP di terminal terbesar di Asia Tenggara ini dilakukan menyusul keluarnya surat edaran dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Penghentian operasional bus AKAP dan AKDP dilakukan seiring pelaksanaan PSBB wilayah Surabaya raya untuk memutus matarantai penyebaran covid-19.

Baca juga: Perusahaan yang Beroperasi saat PSBB Surabaya akan Disanksi

Selama penghentian operasional tersebut, semua bus AKAPdan AKDP dikandangkan di tempat perusahaan otobus masing-masing. Hanya bus kota melayani trayek Surabaya-Sidoarjo dan Gresik serta angkutan umum kota lain yangterlihat masih beroperasi di terminal ini.

Setiap hari ada sekitar 1.600 unit bus AKAP dan AKDP yangsiap dioperasikan di terminal ini. Namun rata-rata hanya sekitar seribu unit bus yang berjalan mengangkut penumpang setiap harinya.

Rata-rata jumlah penumpang berangkat dari Terminal Purabayaini mencapai 29 ribu orang setiap harinya. Namun sejak wabah virus korona, jumlah penumpang turun drastis hanya sekitar 7 ribu orang per harinya. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT