28 April 2020, 13:47 WIB

567 KK di Lubang Buaya Terima Paket Sembako


Ihfa Firdausya | Ekonomi

KEMENTERIAN Sosial menyalurkan 567 paket sembako untuk warga Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/4) sore kemarin. Bantuan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia dan diterima langsung oleh Ketua RW 10 Kelurahan Lubang Buaya.

"Sembako akan dibagikan kepada warga sesuai data yang tersebar di sembilan RT," ujar sang Ketua RW Munip, seperti dikutip dari keterangan resmi Kemensos, Selasa (28/4).

Baca juga: Kemenperin Izinkan Kawasan Industri Tetap Operasi

Munip mengakui kebutuhan harian warga di kelurahannya mulai kekurangan sejak merebaknya wabah Covid-19. Dia pun menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diperuntukkan bagi warganya.

"Alhamdulillah, sampai saat ini untuk keamanan situasi bisa terkendali. Namun, untuk masalah hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari sangat kurang sekali. Alhamdulillah hari ini kita menerima bantuan dari Bapak Presiden", katanya saat memantau dropping bantuan di GOR Kelurahan Lubang Buaya kemarin.

Dalam penyalurannya, Munip menjaga agar warga tidak berduyun-duyun memadati satu lokasi guna mendapatkan jatah sembako mereka. Dia memerintahkan masing-masing Ketua RT bergerak menyalurkan langsung bantuan ke rumah-rumah warga.

"Nanti kita langsung distribusikan ke para Ketua RT, langsung kita distribusikan ke warga. Jadi, prosesnya tidak ada warga mengambil, kitalah yang mendatangi warga dengan tetap menjaga himbauan dari pemerintah yang berhubungan dengan keamanan Covid-19", terangnya.

Dia pun berharap wabah ini tidak terjadi terus-menerus mengingat lebih dari 50% warganya berprofesi sebagai pekerja harian dan saat ini sangat terdampak. "Semoga virus ini cepat berlalu dan ekonomi masyarakat kembali bergerak", harapnya.

Mbah Badriah, 76, salah seorang warga penerima bantuan yang tinggal di RT 06 RW 10 Kelurahan Lubang Buaya mengungkapkan perasaannya setelah didatangi langsung pihak PT. Pos.

"Kaget gitu ya. Alhamdulillah, namanya bisa dibantu sama Presiden. Terima kasih banyak atas pemberiannya, semoga dibalas sama Allah yang lebih baik", ujarnya dengan nada terbata.

Warga lain, Saan, 45, yang sehari-hari berprofesi sebagai penarik sampah di lingkungan tempat tinggalnya mengeluhkan krisis yang menimpanya dan beberapa warga lainnya.

"(Kerjaan) saya narik sampah warga RT 06. Besar sekali (pengaruhnya), biasanya kalo saya narik sampah itu suka ada yang ngasih buat beli es 5.000 gitu buat beli minum, selama ini berjalan udah hampir sekitar 4 bulan tidak ada sama sekali, pada krisis semua", tuturnya.

Sebagai kepala keluarga, dia harus memutar otak agar tetap dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. "Ya, sambil kerja serabutan, mungutin barang-barang bekas, botol-botol air mineral, pokoknya apa saja yang bisa dijual, kadang ada orang yang nyuruh ngorek-orek rumput, ya begitu yang saya terima sehari-hari (pasca wabah ini)", imbuhnya.

Sekarang dia senang lantaran pemerintah menyediakan paket sembako untuk mengcover kebutuhan dasarnya. "Perasaan saya, Alhamdulillah, sangat bangga sekali, sangat membantu sekali untuk keluarga kami di rumah", katanya.

Baca juga: Kemenhub Ingatkan Logistik Harus Tetap Jalan Lewat Jalur Laut

Kementerian Sosial menargetkan penyaluran sembako sebanyak 1,9 juta untuk keluarga rentan terdampak Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Bantuan disalurkan sebanyak 6 kali hingga Juni mendatang.

Mekanisme penyaluran bansos dimulai dari penyediaan dan pengemasan sembako di gudang penyedia barang, kemudian dikirimkan ke rumah keluarga penerima. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT