28 April 2020, 13:30 WIB

Pemkot Banjarmasin Salurkan Sembako


Denny Susanto | Nusantara

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin mulai menyalurkan bantuan sembako bagi ribuan warga terdampak pandemi virus korona. Bantuan jaring pengaman sosial ini diperuntukkan bagi ribuan karyawan yang dirumahkan dan di-PHK serta para bekas narapidana program asimiliasi.

"Kami telah mendata warga terdampak pandemi virus korona yang akan menerima bantuan sembako. Pendataan ada yang dari RT maupun usulan non RT," ungkap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Bantuan sembako ini di luar bantuan langsung tunai (BLT) yang dikucurkan pemerintah pusat bagi masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Kapolda Jateng dan Gibran Bagikan APD ke 11 Rumah Sakit

Berdasarkan data Disnaker Kota Banjarmasin ada sekitar 1.700 orang karyawan dirumahkan, 122 orang di PHK, ditambah 400 warga binaan Lapas Teluk Dalam Banjarmasin yang menjalani program asimilasi di rumah. Sedangkan jumlah warga miskin yang masuk Basis Data Terpadu (BDT) sebanyak 41.000 keluarga.

Pemkot Banjarmasin sejak 24 April telah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). "Saat ini APBD
Banjarmasin sudah direalokasi dan refocusing sesuai Surat Edaran Mendagri dengan status tanggap darurat," ujarnya.

Kebijakan jaring pengaman sosial serupa juga mulai dilaksanakan pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel). Di Banjarbaru, pemerintah kota setempat menyalurkan ribuan paket sembako bagi warga terdampak pandemi
virus korona, selain 10.000 keluarga miskin yang menerima BLT dari pemerintah pusat.

Sementara Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Kesejahteraan Sosial mengalokasikan bantuan paket sembako kepada 5.000 keluarga terdampak pandemi virus korona. (OL-14)

BERITA TERKAIT