28 April 2020, 10:55 WIB

Trump Salahkan Tiongkok Terkait Penyebaran Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, pada Senin (27/4), bahwa Tiongkok dapat menghentikan virus covid-19 sebelum melanda dunia. Saat ini, lanjut Trump, pemerintahannya sedang melakukan investigasi atas apa yang terjadi.

"Kami melakukan penyelidikan yang sangat serius. Kami tidak senang dengan Tiongkok," ujar Trump dalam konferensi pers Gedung Putih, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (28/4).

"Ada banyak cara Anda dapat meminta pertanggungjawaban mereka. Kami percaya itu bisa dihentikan dari sumbernya. Itu bisa dihentikan dengan cepat, sehingga tidak akan menyebar ke seluruh dunia," katanya.

Baca juga: DPR AS Minta Penjelasan Soal Penghentian Dana untuk WHO

Kritik Trump adalah yang terbaru dari pemerintahannya yang menargetkan penanganan Tiongkok terhadap wabah covid-19 yang dimulai akhir tahun lalu di kota Wuhan, Tiongkok dan telah berkembang menjadi pandemi global.

Saat ditanya apakah AS akan mempertimbangkan hal yang sama dengan editorial surat kabar Jerman yang meminta Tiongkok untuk membayar Jerman senilai $165 miliar sebagai ganti rugi karena kerusakan ekonomi akibat virus tersebut, Trump menjawab pihaknya bisa melakukan sesuatu yang lebih mudah dari itu.

"Kami berbicara tentang lebih banyak uang daripada yang dibicarakan Jerman. Kami belum menentukan jumlah akhir," kata Trump. "Ini sangat substansial," tambahnya.

Menurut penghitungan Reuters, wabah virus covid-19 telah menewaskan lebih dari 207.000 orang di seluruh dunia. Di AS ada lebih dari 55.000 korban jiwa. (CNA/OL-14)

BERITA TERKAIT