28 April 2020, 10:33 WIB

DPR AS Minta Penjelasan Soal Penghentian Dana untuk WHO


Basuki Eka Purnama | Internasional

SEBUAH komite di DPR Amerika Serikat (AS), Senin (27/4), meminta Departemen Luar Negeri AS mengirimkan dokumen yang menjelaskan keputusan Presiden Donald Trump untuk menghentikan dana untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat dunia tengan dilanda pandemi covid-19.

Komite Urusan Luar Negeri DPR AS meminta Departemen Luar Negeri AS untuk mendata semua pertemuan sejak Desember yang membahas soal pendanaan WHO dan menyerahkan seluruh penilaian yang berujung pada keputusan menghentikan pendanaan untuk badan PBB itu.

Ketua komite itu Eliot Engel memperingatkan bahwa DPR bisa memaksa Departemen Luar Negeri jika mereka tidak menyerahkan dokumen itu paling telat pada 4 Mei pukul 17.00 waktu setempat.

Baca juga: Khawatirkan Anak-Anak, WHO: Pandemi Covid-19 Jauh dari Selesai

"Hingga hari, penjelasan dari Departemen Luar Negeri mengenai penghentian dana WHO kepada DPR hanya berupa berkas satu halaman yang hanya mencantumkan sejumlah fakta, tanpa rencana, dan tapa penjelasan bagaimana penghentian dana kepada WHO akan menyelamatkan nyawa di AS dan di seluruh dunia," tegas Engel.

Meski mengakui adanya kesalahan yang dilakukan WHO, Engel menyebut badan PBB itu memiliki peran yang penting. Dia kemudian menuding Trump berusaha melemparkan kegagalannya dalam mengatasi pandemi covid-19 di dalam negeri.

"Menghentikan pendanaan WHO saat dunia tengah menghadapi pandemi covid-19 bukanlah jawaban yang tepat," ungkap Engel dalam surat kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Trump, pada 14 April, mengatakan kepada wartawan bahwa AS membekukan pendanaan kepada WHO setelah menuding badan PBB itu bertindak terlambat dan berpihak kepada Tiongkok yang pada awalnya meremehkan penyakit yang pertama kali muncul di Wuhan itu.

WHO adalah pemasok dana terbesar WHO, menyuntikan dana sebesar lebih dari US$400 juta per tahun untuk memerangi berbagai penyakit di dunia, temasuk polio dan malaria. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT