28 April 2020, 09:50 WIB

Dituduh AS Selundupkan Narkoba, El Aissami Jadi Menteri Venezuela


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Venezuela Nicolas Maduro, Senin (27/4), menuding seorang pejabat yang menjadi incaran sanksi Amerika Serikat (AS) sebagai menteri perminyakan.

Maduro menugaskan Tareck El Aissami, mantan wakil presiden bidang ekonomi yang didakwa AS melakukan penyelundupanm narkoba, untuk merestrukturisasi dan mereorganisasi industri minyak di negara anggota OPEC itu.

Maduro juga menunjuk Asdrubal Chavez, sepupu mendiang Presiden Hugo Chavez, sebagai penjabat presiden perusahaan minyak milik negara PDVSA.

Baca juga: AS akan Minta Ganti Rugi pada Tiongkok Terkait Pandemi Covid-19

El Aissami menggantikan posisi Manuel Quevedo, jenderal yang sebelumnya menjabat sebagai menteri perminyakan dan presiden PDVSA sejak 2017.

AS, pada 2017, menuding El Aissami berperan penting dalam penyelundupan narkoban internasional dan menempatkannya dalam daftar buronan paling dicari pada Agustus tahun lalu.

"Dalam jabatan sebelumnya, dia merupakan pemilik lebih dari 1.000 kilogram narkoba yang diselundupkan dari Venezuela ke Meksiko dan Amerika Serikat," ungkap Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) di laman daring mereka.

El Aissami menegaskan dirinya tidak bersalah dan menuding tuduhan itu sebagai trik kotor AS. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT