28 April 2020, 06:50 WIB

Rapid Test untuk Tunawisma di GOR Tanah Abang Terbatas


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

TUNAWISMA yang berada di GOR Tanah Abang, Jakarta Pusat, harus menjalani rapid test sebelum dipindahkan ke panti sosial. Hal itu untuk menekan penularan covid-19.

"Kita harus waspada. Kita harus cek rapid test bagi mereka (tunawisma) yang mau masuk ke panti. Tapi, enggak semuanya ikut rapid test," ungkap Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Pusat Ngapuli Parangin Angin saat dihubungi, Senin (27/4).

Tunawisma tersebut merupakan warga yang terdampak penutupan Pasar Tanah Abang yang kehilangan penghasilan mereka dan tidak bisa membayar sewa kontrakan atau indekos.

Baca juga: Sudinsos Jakpus Pastikan tak Ada Korban PHK yang Diangkut ke GOR

Ngapuli mengatakan, tidak semua tunawisma dipindahkan ke panti sosial. GOR Tanah Abang ditunjuk menjadi tempat penampungan sementara tunawisma.

Jangan sampai, katanya, penularan covid-19 membuat tempat yang sebelumnya zona hijau menjadi merah.

"Karena situasi saat ini kita semua harus saling curiga. Takutnya satu orang positif, pas masuk di panti bisa ada 300-500 warga binaan ya bisa berbahaya (covid-19)," kata Ngapuli.

Dari 9 tunawisma yang masih tinggal di GOR Tanah Abang, satu di antara mereka sudah menjalani rapid test. Ia adalah seorang ibu dari Papua.

Tunawisma tersebut tidak memiliki sanak keluarga sama sekali di Jakarta dan sudah dibawa ke Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih milik Dinas Sosial DKI Jakarta.

"Puji Tuhan hasil testnya negatif," kata Ngapuli.

Di GOR tersebut, para tunawisma juga dilayani dengan pengecekan kesehatan.

"Kebutuhan makan, kebutuhan mandi kita juga siapkan untuk mereka," pungkas Ngapuli. (OL-1)

BERITA TERKAIT