28 April 2020, 03:45 WIB

RS di Wuhan tidak lagi Tangani Pasien Covid-19


MI | Internasional

SETELAH lebih dari tiga bulan berjuang keras, Kota Wuhan, Tiongkok, yang pernah paling terpukul oleh wabah virus korona, tidak lagi memiliki pasien virus korona baru (covid-19) di rumah sakit pada Minggu (26/4).

Pengumuman itu terjadi setelah seorang pria berusia 77 tahun yang bermarga Ding dinyatakan negatif untuk virus korona yang kedua kali nya di ibu kota Provinsi Hubei.

Dalam konferensi pers di Beijing, juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Mi Feng mengatakan hasil tersebut diperoleh melalui kerja keras para petugas medis di Wuhan dan mereka dikirim dari seluruh negeri.

Pada Sabtu, Tiongkok Daratan melaporkan ada 82.827 kasus covid-19 yang dikonfirmasi. Lebih dari 93,4% dari mereka telah pulih. Pengumuman pada Minggu tersebut ialah bukti baru bahwa penyebaran covid-19 secara lokal di negara itu pada dasarnya telah diatasi.

Itu juga merupakan tonggak sejarah bagi Wuhan. Hal tersebut terjadi lima hari setelah kasusnya turun menjadi dua digit dan kurang dari 70 hari setelah kasus rawat inap harian memuncak di 38.020.

“Ini ialah hari bersejarah,” kata Shang You, dokter unit perawatan kritis di Wuhan. “Kami sudah menunggu hari ini begitu lama,” tambahnya.


Kembali ke sekolah

Sementara itu, anak-anak di dua kota paling penting di Tiongkok kembali ke sekolah pada Senin (27/4) setelah lebih dari tiga bulan di rumah. Puluhan ribu siswa kembali ke sekolah di Shanghai dan Beijing setelah penutupan berbulan-bulan.

“Di rumah, sulit berada di depan komputer sepanjang hari dan tidak terlalu bagus untuk belajar,” tambahnya.

Siswa tingkat akhir di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Shanghai diperbolehkan kembali ke ruang kelas mereka pada Senin. Sementara itu, di Beijing, hanya siswa sekolah menengah atas yang kembali ke sekolah. (AFP/Xinhua/Nur/I-1)
 

BERITA TERKAIT