27 April 2020, 17:23 WIB

Ada Warga yang Lolos Mudik, Polisi: Sulit Awasi Jalur Tikus


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

ADANYA kebijakan larangan mudik lebaran 2020 oleh Presiden RI Jokowi Widodo tak serta-merta membuat sebagian masyarakat berdiam diri di rumah.

Justru banyak masyarakat yang nekat mencari cara agar dapat pulang kampung halaman dengan mengelabui petugas di check point.

Dari pantauan Media Indonesia, masih terdapat kendaraan bus umum yang masih beroperasi melalui Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Melihat hal tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa tidak semua jalur, terutama jalur tikus bisa diawasi oleh polisi.

"Seluruh jalur diawai oleh polisi, seperti jalur tol oleh Polda, ada pula jalur yang diawasi oleh Polsek, tapi tidak mungkin juga semua jalan tikus diawasi polisi," ujar Sambodo kepada Media Indonesia, Senin (27/4).

Baca juga: Menhub Budi Karya Resmi Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Sambodo mengatakan jika ada pemudik yang membandel dan lolos dari check point petugas pun sampai di daerahnya akan di karantina lebih lanjut oleh desa atau kota setempat.

"Ya sudah mau diapain? Mereka risiko tanggung sendiri. Tidak mungkin juga kita kawal satu persatu," tuturnya.

Perihal adanya informasi yang mengatakan banyak masyarakat bersembunyi di bagasi bus agar bisa mudik, Sambodo menegaskan bahwa itu adalah berita hoax.

Menurutnya, seluruh bus pengangkut penumpang tak diizinkan melalui Jabodetabek.

"Jadi mau di bagasi kek, mau di mesin kek, ga bakal bisa. Kan semua bus udah enggak boleh lewat," ucap Sambodo.

Sambodo menambahkan bahwa yang diizinkan melewati perbatasan Jabodetabek saat ini hanya truk pengangkut logistik dan BBM.

Selebihnya, kendaraan dipastikan diminta untuk memutar balik. (OL-4)

BERITA TERKAIT