27 April 2020, 17:01 WIB

Semen Baturaja Kucurkan Bantuan Tangani Covid-19


Dwi Apriani | Nusantara

MENYIKAPI kondisi  Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang ditetapkan menjadi zona merah covid-19, PT Semen Baturaja salurkan bantuan alat kesehatan ke pemerintah setempat, Senin (27/4).

Semen Baturaja yang ditunjuk sebagai koordinator Satgas Bencana BUMN wilayah OKU telah menyerahkan bantuan berupa baju APD Medis 100 pcs, Masker Medis 2500 pcs, Masker Non Medis (American Drill) 8000 pcs, Kacamata Goggle 100 pcs, Handscoon 10000 pcs, Hand Sanitizer 100 liter dan masker kain 1000 pcs.

‘’Kami bersama seluruh BUMN yang ada di Provinsi Sumsel bergotong-royong dan memberikan dukungan khususnya kepada pemerintah dalam berbagai upaya pencegahan penyebaran virus korona utamanya di wilayah OKU,’’ kata Vice President Operation I Semen Baturaja, Eko David Irawan saat menyerahkan bantuan kepada Bupati OKU, Kuryana Aziz, di pendopo , Senin (27/4).

Selain dari CSR perusahaan, bantuan alat kesehatan yang telah diserahkan tersebut juga berasal dari Serikat Karyawan Semen Baturaja (SKSB) dan Baitul Maal Karyawan Semen Baturaja.

‘’Sebagai bentuk kepedulian karyawan Semen Baturaja yang telah berdonasi untuk membantu upaya pencegahan penyebaran covid-19,’’ tambahnya.

Eko David berharap bantuan yang diberikan dapat segera didistribusikan, utamanya kepada tenaga medis maupun masyarakat di Kabupaten OKU. Sebelumnya, Semen Baturaja yang juga tergabung dalam Satgas Bencana BUMN Wilayah Sumsel bersama 46 BUMN telah menyalurkan bantuan penanggulangan Covid-19 berupa alat kesehatan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel.

Selain memberikan bantuan peralatan kesehatan, Semen Baturaja juga turut berkontribusi secara langsung dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada berbagai area publik di Kabupaten OKU yang kegiatannya telah dimulai dari 26 Maret lalu.

‘’Bahkan kami menurunkan tim dari Semen Baturaja untuk membantu melakukan tracing dan penyemprotan Disinfektan di sejumlah rumah ODP & PDP Covid-19 di Kabupaten OKU,’’ pungkasnya. (OL-2)

 

 

 

 

BERITA TERKAIT