27 April 2020, 14:03 WIB

Tiga Pekan lagi, Indonesia Siap Gunakan Plasma Konvalesen


Atalya Puspa | Humaniora

KEPALA Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio dalam waktu tiga minggu ke depan, terapi plasma konvalesen untuk pasien covid-19 sudah dapat dijalankan di Indonesia.

"Diperkirakan sekitar dua atau tiga minggu ini sudah bisa mulai," kata Amin kepada Media Indonesia, Senin (27/4).

Diketahui, Lembaga Eijkman bersama Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama agar terapi plasma konvalesen dapat diwujudkan di Indonesia.

Saat ini sendiri, Amin mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan unit transfusi darah (UTD) yang nantinya akan dijadikan tempat pengambilan plasma darah.

"PMI sudah menentukan jaringan UTD yang memiliki kapasitas pengambilan plasma dan memiliki sertifikat CPOB. Nanti PMI akan memastukan UTD siap. Eijkman dalam hal ini bertugas memastikan bahwa kadar antibodi sesuai dengan syarat mininum," tuturnya.

Nantinya, pemberian plasma darah kepada pasien akan dilakukan berbentuk pelayanan berbasis penelitian. Artinya, pelayanan tersebut akan diselenggarakan di RS yang dipilih dan bersedia untuk melakukan terapi plasma darah.

"Nanti akan diselenggarakan di beberapa kota besar seperti Jakarta, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bandung. Akan diuji di RS yang fasilitasnya memadai," tandasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT