27 April 2020, 13:50 WIB

Polisi Libatkan Facebook untuk Pemeriksaan Ravio Patra


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya hingga hari ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap dugaan peretasan aplikasi WhatsApp milik aktivis Ravio Patra.

Namun, tim penyidik masih memerlukan keterangan lain. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya akan turut melibatkan Facebook sebagai pemilik server WhatsApp.

“Dalam hal ini, hanya penegak hukum yang bisa mendapatkan otoritas untuk mendapatkan informasi mengenai data yang dibutuhkan, sesuai dengan protokol dari Facebook Corporation sebagai pemilik server Whatsapp,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi, Senin (27/4).

Baca juga: Petugas dan Penumpang di Stasiun Bogor Jalani Tes Covid-19

Suyudi mengatakan semua langkah yang dilakukan penyidik dengan salah satunya menggandengo Facebook untuk membongkar kasus peretasan bukan untuk mencari-cari masalah. Sebaliknya, pihak kepolisian bertanggung jawab penuh untuk membuat kasus ini menjadi jelas berdasarkan kejadian dan saksi.

Tak hanya itu, Suyudi menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap server Facebook dilakukan demi menguji klaim Ravio yang mengaku akun WhatsApp miliknya diretas.

Penyidik juga akan memeriksa lebih lanjut beberapa saksi ahli dan analisis untuk menguatkan hasil penyelidikan.

“Kemungkinan keterangan lainnya memerlukan waktu yang lebih panjang sebab keterangan tersebut berkaitan dengan server WhatsApp,” ungkap Suyudi.

Sebelumnya, Ravio ditangkap karena diduga menyebarkan pesan atau ujaran kebencian dan provokasi terkait penjarahan. Namun, tuduhan tersebut dibantah Ravio karena mengaku nomor teleponnya diretas saat mengirimkan pesan provokasi. (OL-14)

BERITA TERKAIT