23 April 2020, 10:18 WIB

Google Meet Upgrade Tampilan Jadi 16 Peserta


Antara | Teknologi

GOOGLE Meet merilis empat fitur baru, salah satunya tampilan mirip platform telekonferensi video Zoom yang menampilkan 16 peserta sekaligus dalam satu layar.

Sebelumnya, Google Meet hanya memungkinkan tampilan empat peserta dalam layar, sehingga pembaruan tersebut menjadi peningkatan signifikan, meskipun Zoom bahkan dapat menampilkan 49% sekaligus dalam layar.

Penambahan fitur tersebut, menurut Director of Product Management, Google Meet, Voice& Calendar, Smita Hashim, karena semakin banyak orang yang terhubung di Google Meet setiap harinya. Empat fitur baru yang dirilis diharapkan dapat membuat pengguna menjadi lebih produktif.

 "Selama beberapa minggu terakhir, kami telah memperluas fitur Meet untuk semua pelanggan G Suite sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dari Meet," ujar Smita dalam postingan di blog resmi Google, Rabu (22/4).

"Fitur-fitur ini menggunakan teknologi, seperti Google AI untuk meningkatkan kualitas pertemuan dan pengalaman pengguna, dan secara bertahap akan diluncurkan ke pelanggan secara global, mulai hari ini," dia melanjutkan.

Baca juga: Google Luncurkan Laman Mengajar dari Rumah

Selain tampilan layar untuk 16 peserta sekaligus, pengguna Google Meet kini memiliki opsi untuk menampilkan secara langsung tab Chrome. Fitur dengan nama 'present a Chrome' dapat menyajikan konten video dengan kualitas audio yang lebih baik.

Fitur baru lainnya adalah mode minim cahaya. Dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI), Google Meet akan secara otomatid menyesuaikan

kecerahan tampilan video meski dalam kondisi pencahayaan yang kurang optimal. Fitur ini saat ini diluncurkan untuk pengguna seluler, dan nantinya akan tersedia untuk pengguna web.

Untuk membantu mengurangi gangguan rapat, Meet kini memiliki fitur penyaring kebisingan -- seperti suara keyboard saat pengguna mengetik

catatan rapat. Fitur ini akan mulai diluncurkan dalam beberapa pekan mendatang untuk pelanggan G Suite Enterprise dan G Suite Enterprise for Education dimulai dengan pengguna web dan kemudian ke pengguna seluler. (A-2)

BERITA TERKAIT